Gunungkidul

Masuk Musim Tanam, Petani di Playen Kesulitan Dapatkan Pupuk Phonska dan SP36 Bersubsidi

Masuk Musim Tanam, Petani di Playen Kesulitan Dapatkan Pupuk Phonska dan SP36 Bersubsidi

Masuk Musim Tanam, Petani di Playen Kesulitan Dapatkan Pupuk Phonska dan SP36 Bersubsidi
Net
Ilustrasi

Laporan Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM - Sejumlah petani di wilayah kabupaten Gunungkidul mengalami kesulitan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi jenis Phonska dan SP 36.

Kelangkaan ini terjadi sejak sebulan terakhir.

Salah satu petani di Kecamatan Playen, Mujiono mengatakan sebelum memasuki masa tanam, para petani mendapatkan sosialisasi dari pemerintah untuk mengurangi penggunaan pupuk urea.

Sebagai solusinya, para petani diminta mengganti pupuk urea dengan Phonska dan SP36.

Baca: Tali Asih Penggarap PAG Terdampak NYIA Ditarget Selesai Desember Ini

"Pada awal sosialisasi kami diimbau untuk mengurangi penggunaan pupuk Urea karena bahan urea tinggi kandungan nitrogennya, dan membuat tanaman rentan terhadap serangan hama kresek," kata petani yang menjadi anggota Kelompok Tani Sido Rahayu, Desa Playen, Kecamatan Playen Mujiono, kepada Tribunjogja, Kamis (6/12/2018).

Hanya saja, saat hendak melaksanakan anjuran dari pemerintah, para petani malah kesulitan untuk mendapatkan pupuk jenis Phonska dan SP36 tersebut.

Baca: Polresta Yogya Amankan Bandar dan Pengedar Pil Alprazolam

Terkait dengan persoalan tersebut pihaknya sudah berkomunikasi dengan ketua kelompok tani dan diteruskan ke penyuluh pertanian.

"Diperoleh informasi bahwa stok pupuk jenis Phonska dan Sp36 sudah habis, kami malah disarankan menggunakan pupuk urea kembali," katanya. (tribunjogja)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved