Yogyakarta

BPJS Kesehatan Terus Lakukan Perbaikan Pelayanan

BPJS Kesehatan akan membuat rujukan berbasis online, hal ini dilakukan supaya antrian pasien tidak menumpuk.

BPJS Kesehatan Terus Lakukan Perbaikan Pelayanan
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Tengah dan DIY, Aris Jatmiko saat memberikan paparannya dalam acara media gathering di Lafayette Boutique Hotel 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Guna memberikan pelayanan kepada peserta JKN-KIS, untuk pelayanan fasilitas kesehatan (faskes) BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Jawa Tengah dan DIY telah bekerjasama dengan puskesmas, dokter keluarga, klinik.

Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Tengah dan DIY, Aris Jatmiko menyampaikan, pihaknya telah bekerjasama dengan sebanyak 3380 faskes yang ada di Jawa Tengah dan DIY.

"Di Jawa Tengah ada sebanyak 2996 faskes, sementara di DIY ada sebanyak 384 faskes," ujar Aris dalam acara media gathering di Lafayette Boutique Hotel pada Kamis (6/12/2018) petang.

Sementara untuk penerimaan iuran peserta, Aris menyampaikan, penerimaan iuran selama Januari hingga Oktober 2018 tercapai Rp 3,3 triliun.

"Tapi berapa nilai tagihan kami ke rumah sakit atau berapa yang sudah kami bayar ke rumah sakit? Sampai Oktober kami telah bayar Rp 13,1 triliun," lanjutnya.

Baca: BPJS Kesehatan Dorong Masyarakat yang Belum Terdaftar Peserta JKN-KIS untuk Segera Mendaftar

Tentu hal tersebut menjadi perhatian agar masyarakat yang belum terdaftar dalam JKN-KIS untuk segera mendaftarkan diri sebagai peserta JKN-KIS.

Di samping itu, Aris juga menyampaikan, ada banyak hal yang harus dibenahi dan diupayakan olehnya untuk bisa memberikan layanan yang terbaik.

"Perbaikan pelayanan ini yang terus kita coba buat sehingga kita bisa memenuhi harapan peserta," ucapnya.

Salah satunya kata Aris yakni dengan membuat rujukan berbasis online, hal ini dilakukan supaya antrian pasien tidak menumpuk.

Baca: Begini Prosedur dan Berkas yang Harus Disiapkan Bila Ingin Pindah Faskes BPJS Kesehatan

Melalui aplikasi Mobile JKN, peserta bisa mendaftar hingga membayar iuran melalui gadget masing-masing.

Sehingga masyarakat tidak perlu mengantre lama untuk mendapatkan pelayanan.

Selain itu, terkait pelayanan, pihaknya juga mengedukasi dan juga mendorong pemerintah daerah untuk melengkapi sarana prasarana faskes. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved