Blanko e-KTP di Tokopedia Dijual Anak Mantan Kepala Disdukcapil Tulang Bawang

Kasus penjualan blangko e-KTP di Tokopedia, merupakan blangko yang dikirim Ditjen Dukcapil kepada Kabupaten Tulang Bawang yang dicuri

Blanko e-KTP di Tokopedia Dijual Anak Mantan Kepala Disdukcapil Tulang Bawang
TRIBUNNEWS
Ilustrasi KTP Elektronik 

TRIBUNJOGJA.COM - Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh mengungkapkan, bahwa kasus penjualan blangko e-KTP di Tokopedia, merupakan blangko yang dikirim Ditjen Dukcapil kepada Kabupaten Tulang Bawang pada 13 Maret lalu.

Menurut dia, blangko tersebut kemudian dibawa Kepala Dinas Dukcapil setempat yang kini sudah tidak menjabat lagi.

“Blangko tersebut kemudian dicuri oleh anaknya dan dijual di Tokopedia,” ujar Zudan.

Baca: Mendagri: Blangko e-KTP yang Dijual Bebas Tak Bisa Digunakan

Namun, menurut dia, blangko yang dijual itu juga hanya blangko biasa. Chip blangko tersebut tidak bisa diisi begitu saja untuk dijadikan e-KTP aspal.

"Enggak bisa diapa-apakan. Blangko itu baru bisa diisi datanya kalau sudah terkoneksi dengan data center. Kalau tidak ada koneksi dengan data center jadi blangko biasa," ujar Zudan.

Tak Bisa Digunakan

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan blangko e-KTP yang dijual di Pasar Pramuka tidak bisa digunakan sebagaimana KTP elektronik asli.

Menurutnya, chip dalam di e-KTP yang dijual bebas itu tidak terkoneksi dengan pusat data yang dimiliki Kemendagri.

Baca: Blangko e-KTP yang Dijual di Pasar dan Tokopedia Pakai Chip seperti e-KTP Asli

Pengungkapan kasus ini diawali dari investigasi yang dilakukan oleh Harian Kompas.

"Dia hanya jual saja, enggak bisa digunakan. Mau transaksi ke bank juga enggak bisa, hanya jual blangko kosong saja," ujar Tjahjo di kompleks parlemen, Kamis (6/12/2018).

Halaman
12
Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved