Kota Yogya

Deteksi Dini Ancaman Banjir di Sungai Code, BPBD Miliki Tujuh Early Warning Sistem

Deteksi Dini Ancaman Banjir di Sungai Code, BPBD Miliki Tujuh Early Warning Sistem

Deteksi Dini Ancaman Banjir di Sungai Code, BPBD Miliki  Tujuh Early Warning Sistem
Tribun Jogja/ Bramasto Adhy
Warga memancing di aliran Kali Code, Bintaran, Yogyakarta, Senin (30/7/2018). Berkurangnya debit air di aliran Kali Code membuat banyak sampah yang menggenang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM - Operator Pusat Pengendalian Operasi Bencana (Pusdalops) BPBD Kota Yogyakarta, Suyatman mengungkapkan ada 7 Early Warning System (EWS) yang dipasang di sepanjang Sungai Code.

EWS tersebut dipasang di Kampung Cokrokusuman, Jogoyudan, Ledokmacanan, Juminahan, Bintaran, Surokarsan, dan Keparakan.

"Ada 7 EWS yang dipasang di Sungai Code. Akan ada sirine yang berbunyi jika ada ancaman banjir. Jadi EWS itu dipasang berdasarkan potensi kerawanannya," ungkap Suyatman saat dihubungi Tribun Jogja, Rabu (5/12/2018).

Baca: BPBD DIY Petakan 16 Kecamatan Berpotensi Longsor

"Saat ini EWS berfungsi dengan baik. Jadi kan dari Sleman ada pemantauan. Kalau misal dari Sleman itu ketinggian 2 meter maka kita akan nyalakan EWSnya. Menurut kajian kami untuk banjir lahar dingin sekitar 25 sampai 45 menit. Kalau banjir biasa sekitar 40 hingga 50 menit," jelasnya.

Dengan adanya EWS ini, diharapkan nantinya masyarakat lebih siap untuk menghadapi bencana, terutama banjir yang melanda Sungai Code.

"Jadi setelah kita bunyikan EWS warga di bantaran sungai bisa mengevakuasi diri dan menjauh dari pinggir sungai. Jika nanti air meluap setidaknya warga sudah di tempat yang aman," sambungnya. (tribunjogja)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved