Kota Yogya

Cari Ayah, Remaja Berkebutuhan Khusus Tewas Tertabrak Kereta Api di Kota Yogya

Remaja berkebutuhan khusus tertabrak kereta api Prameks 259 jurusan Solo Kutoarjo Rabu (5/12/2018) siang.

Cari Ayah, Remaja Berkebutuhan Khusus Tewas Tertabrak Kereta Api di Kota Yogya
Dokumentasi Polsek Gondokusuman
Polsek Gondokusuman mendatangi lokasi kejadian kecelakaan yang melibatkan kereta api Prameks jurusan Solo Kutoarjo,korban remaja berkebutuhan khusus tewas di tempat, Rabu (5/12/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Remaja berkebutuhan khusus tertabrak kereta api Prameks 259 jurusan Solo Kutoarjo Rabu (5/12/2018) siang.

Kapolsek Gondokusuman Kompol Bonifasius Slamet, S Pd mengungkapkan kejadian bermula saat korban, Tegar (14) sedang berada di sekitaran rel km 165+1/2 Yogyakarta, depan Pasar Talok, Gendeng, Baciro, Gondokusuman.

"Korban sebelumnya berada di sekitaran TKP akan melintas rel. Bersamaan dengan itu dari arah timur datang kereta api Prameks jurusan Solo Kutoarjo. Masinis sudah membunyikan klakson berulang-ulang. Karena jarak yang sudah dekat, kecelakaan tak terhindarkan," katanya pada Tribunjogja.com, Rabu (5/12/2018).

"Korban tuna rungu dan tuna wicara, sehingga saat diklakson tidak mendengar. Korban meninggal dunia di tempat," sambungnya.

Ia menerangkan, menurut informasi warga, biasanya korban ditemani ayahnya saat bepergian.

Namun saat kejadian korban pergi sendiri untuk mencari sang ayah.

Baca: Kronologi Sastrawan NH Dini Meninggal Dunia karena Kecelakaan

"Menurut informasi dari masyarakat, anak tersebut sedang cari orangtuanya yang sedang keluar rumah. Biasanya kemana-mana anak itu diantar ayahnya. Nah saat itu dia keluar rumah sendiri karena cari bapaknya," terangnya.

Usai kecelakaan tersebut Polsek Gondokusuman dan Tim Identifikasi Polresta Yogyakarta melakukan olah TKP.

Korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk visum dan pembersihan jenazah.

Baca: Terjadi Kecelakaan Akibat Terobos Palang Pintu, KAI Imbau Masyarakat Disiplin di Perlintasan

"Nanti kalau sudah selesai akan diserahkan pada keluarga untuk dimakamkan," lanjutnya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan selalu waspada saat melintasi rel kereta api.

Ia juga meminta masyarakat untuk tertib dan mengikuti rambu-rambu yang sudah ada. (*)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved