Yogyakarta

BBWSO Pastikan 300 Sabo Dam Siap untuk Antisipasi Banjir Lahar Dingin Gunung Merapi

BBWSO Pastikan 300 Sabo Dam Siap untuk Antisipasi Banjir Lahar Dingin Gunung Merapi

BBWSO Pastikan 300 Sabo Dam Siap untuk Antisipasi Banjir Lahar Dingin Gunung Merapi
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Lokasi penambangan pasir Kali Gendol, Kepuharjo, Cangkringan yang sepi karena dihentikan sementara usai status Merapi dinaikan menjadi waspada. 

TRIBUNJOGJA.COM - Tri Bayu Aji Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak memastikan Sabo Dam yang ada di aliran sungai yang berhulu di Gunung Merapi sudah siap dan dalam kondisi baik untuk mengantisipasi terjadinya banjir lahar dingin.

"Sabo Dam yang digunakan untuk menampung lahar sudah sesuai dengan spesifikasi tehnik yang ada. Semua sudah disiapkan," jelasnya.

Saat ini jumlah Sabo Dam yang ada, yang tersebar di sekitaran Gunung Merapi me mencapai sekitar 300 Sabo Dam.

Baca: Masuk Musim Penghujan, BPBD Gunungkidul Minta Pemdes Cek EWS

Sabo Dam ini sudah dibangun sejak tahun 1980'an dan terus ditambah dengan melihat kondisi yang ada.

"Kurang lebih total hampir 300 an, Pembangunan sudah dimulai sejak tahun 1980 an, itu kita bangun untuk antisipasi kalau ada tiba-tiba ada erupsi Merapi. Klaten ada di Kaliworo, kalau di Jogja Kali Gendol, Kali Boyong, Kali Code. Di Magelang juga ada, semua sudah siap," katanya.

Dia juga menerangkan jika baru-baru ini pihaknya sudah selesai membangun Sabo Dam di Kaliworo, yang mana pembangunan tersebut untuk mengantisipasi letusan yang mengarah ke wilayah Klaten.

"Kemarin kita juga sudah selesai membangun yang di Kaliworo. Kami melihat sebelum ada guguran lava mulut Merapi menghadap ke tenggara, kalau ada erupsi larinya ke Klaten. Makanya kemarin kita bereskan Sabo Dam yang ada di Kaliworo. Sekarang sudah selesai semua," ungkapnya. (tribunjogja)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved