Bisnis

Tunggakan Pajak di KPP Pratama Yogyakarta Hampir Mencapai Rp 100 Miliar

Dari tunggakan pajak tersebut, paling dominan dari Wajib Pajak pengusaha badan hukum yang bergerak di bidang properti, otomotif dan elektronik.

Tunggakan Pajak di KPP Pratama Yogyakarta Hampir Mencapai Rp 100 Miliar
wsj.com
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepala Yogyakarta'>KPP Pratama Yogyakarta, Guntur Wijaya Edi menyebutkan, hingga saat ini tunggakan pajak yang ditanggung oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Yogyakarta kurang lebih mencapai Rp 100 Miliar.

Dari tunggakan pajak tersebut, paling dominan berasal dari Wajib Pajak pengusaha badan hukum yang bergerak di bidang properti, otomotif dan elektronik.

"Kalau tunggakan sebenarnya secara detail karena namanya tunggakan kan berjalan, hari ini dibayar kan berkurang, kemudian timbul lagi. (Tunggakan pajak) kurang lebih di bawah Rp 100 Miliar," ujar Guntur pada Tribunjogja.com Selasa (4/12/2018).

Untuk penagihan tunggakan pajak, Guntur menuturkan, KPP Pratama Yogyakarta sekarang ini telah melakukan tindakan penagihan sampai ke tahapan penyanderaan atau 'gijzeling'.

Baca: Cara Cek Pajak Kendaraan Plat B via SMS yang Sangat Mudah dan Gratis

Ia mencontohkan, ada salah satu Wajib Pajak yang telah dilakukan gijzeling karena tunggakan pajaknya memenuhi syarat untuk dilakukan gijzeling, yaitu tunggakan pajak di atas Rp 100 juta.

"Kemudian (Wajib Pajak tersebut -red) kita serahkan kepada tim gabungan. Ada salah satu yang kita titipkan di Wirogunan sampai enam bulan ke depan seperti apa, kalau tidak bayar ya diperpanjang lagi. Sampai akhirnya membayar," lanjutnya.

Baca: KPP Pratama Yogyakarta Terus Berinovasi untuk Penggalian Potensi Perpajakan

Guntur menambahkan, apabila sudah sampai pada tahap gijzeling, maka pembayaran sudah tidak diperbolehkan membayar sepotong-sepotong, harus lunas.

Untuk mengantisipasi tunggakan pajak tersebut, pihaknya juga telah melakukan berbagai langkah, satu dari beberapa upayanya melalui sosialisiasi.

"Kita kumpulkan para penunggak pajak besar, kemudian kita lakukan sosialisasi, kita ingatkan," ujarnya kepada Tribunjogja.com. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved