Pemilu 2019

Bawa Mobil Dinas saat Kampanye Prabowo, Ngadiono Terancam Dua Tahun Penjara dan Denda Rp 24 Juta

Bawa Mobdin saat Kampanye Prabowo, Ngadiono Terancam Dua Tahun Penjara dan Denda Rp 24 Juta

Bawa Mobil Dinas saat Kampanye Prabowo, Ngadiono Terancam Dua Tahun Penjara dan Denda Rp 24 Juta
WIJAYA K/Kompascom
Bawaslu Sleman saat membuat laporan di SPKT Polda DIY, Senin (3/12/2018) 

TRIBUNJOGJA.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sleman akan usut pamakaian mobil dinas (mondin) yang digunakan Ngadiono, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Gunungkidul sekaligus wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Gunungkidul dalam kampanye Prabowo di Sleman beberapa waktu lalu.

Bila terbukti, Ngadiono akan dijerat pasal 280 ayat 1 huruf H, UU no 7 tahun 2017 yang mengatur tentang penggunaan fasilitas pemerintah dalam kampanye.

Ibnu Darpito, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dari Bawaslu Sleman saat ditemui Selasa (4/12/2018) menjelaskan pihaknya tengah melakukan registrasi.

Baca: Bilang Preet dan Beri Pantat ke Bawaslu, Anggota DPRD Gunungkidul Dilaporkan ke Polda

Hasil temuan itu kemudian ditindaklanjuti dalam pembahasan pertama yang rencananya akan digelar Rabu (5/12/2018).

Dalam pembahasan pertama tersebut pihaknya akan memeriksa saksi, alat bukti dan menjadwalkan pemanggilan terhadap Ngadiono.

Jika berkas lengkap, maka kasus itu akan dilimpahkan ke jaksa penuntut umum (JPU).

Baca: Bawaslu Sleman dan Satpol PP Turunkan Puluhan APK yang Melanggar Aturan

Atas dugaan pelanggaran tersebut, Ibnu mengaku optimistis bahwa kasus ini akan lolos ke JPU.

"Ini kan temuan, hasil pengawasan yang kita temukan di lapangan. Temuan itu lebih mudah karena bukti-bukti lengkap termasuk foto dan data kendaraan juga ada," terangnya.

Dalam pasal 280 ayat 1, UU no 7 tahun 2017, disebutkan pelaksana peserta dan tim kampanye dilarang menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah dan pendidikan.

"Ancaman pidananya dua tahun atau denda maksimal Rp 24 juta," bebernya. (tribunjogja)

Penulis: nto
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved