Sports

FPTI DIY Berhasrat Cetak Atlet Kaliber Internasional

Hal itu tak bisa dilepaskan dari keinginan memasyarakatkan panjat tebing, menuju masyarakat yang sehat.

FPTI DIY Berhasrat Cetak Atlet Kaliber Internasional
Twitter FPTI Sleman
Ilustrasi: Kontingen Panjat Tebing DIY berangkat menuju Riau untuk mengikuti Kejurnas Kelompok Umur XIII, Jumat (21/9/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pengurus Daerah (Pengda) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) DIY resmi mengukuhkan pengurus barunya untuk periode 2018-2022, dengan didapuknya Setiya sebagai Ketua Umum.

Seakan tak ingin membuang waktu, sejumlah program langsung disiapkan.

Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Kabupaten (Pengkab) FPTI Bantul tersebut mengatakan, dalam masa kepemimpinannya selama empat tahun ke depan, akan mengacu pada lima kata kunci, yakni hebat, sehat, semangat, manfaat dan kuat.

Setiya menjelaskan, kata kunci pertama, yaitu hebat, dalam artian ingin mencetak, sekaligus menciptakan talenta daerah, menjadi atlet panjang tebing kelas internasional, yang dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia di gelaran tingkat dunia.

"Ini sekaligus menjadi wujud kontribusi DIY untuk Indonesia, yang tentu harus melalui proses yang panjang," katanya, Senin (3/12/2018).

Baca: Kontingen DIY Terjunkan Empat Atlet di Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur di Riau

Melalui kata kunci sehat, dirinya ingin cabang olahraga (cabor) panjat tebing menjadi bagian dari masyarakat, seperti halnya sepak bola dan bulutangkis yang telah mendunia.

Hal itu tak bisa dilepaskan dari keinginan memasyarakatkan panjat tebing, menuju masyarakat yang sehat.

Kemudian, lewat kata semangat, Setiya meyakini, panjat tebing dapat memunculkan sebuah dorongan, sekaligus menjadi olahraga pilihan, atau alternatif yang positif bagi generasi muda, terutama dalam hal penguatan karakter dan sebagainya. 

Sedangkan mengenai makna dari kata kunci manfaat, ia berharap, melalui pengelolaan manajemen panjat tebing yang baik, dapat memberikan sumbangsih untuk kesejahteraan masyarakat.

Misalnya, bersinergi dengan bidang pariwisata dan lainnya. 

Halaman
12
Penulis: aka
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved