Wanita Cantik Penderita Distrofi Otot Ini Abadikan Kematiannya Demi Legalisasi Eutanasia

Holly mengidap penyakit lanjutan distrofi otot yang berakibat fatal. Eutanasia adalah salah satu cara dipilihnya untuk menempuh 'kematian' tanpa sakit

Wanita Cantik Penderita Distrofi Otot Ini Abadikan Kematiannya Demi Legalisasi Eutanasia
IST
Holly Warland, penderita distrofi otot atau muscular dystrophy tingkat lanjut yang memilih eutanasia dan menulis Jurnal Kematian-nya. 

TRIBUNJOGJA.COM - Hingga saat ini, eutanasia masih menjadi hal yang terus diperdebatkan.

Eutanasia adalah salah satu upaya yang paling mendesak yang harus dihadapi masyarakat guna membantu "mempermudah kematian" seseorang ketika dia sangat menderita dengan penyakitnya atau sudah tidak memiliki harapan hidup lagi.

Satu orang yang putus asa dalam menghadapi penderitaan dan kecacatannya adalah Holly Warland yang berusia 27 tahun.

Holly mengidap penyakit dari bentuk lanjutan distrofi otot yang akhirnya akan berakibat fatal.

Kondisi fisiknya telah memburuk, sehingga dia terkurung di tempat tidur atau kursi roda.

Dia membutuhkan pengasuh untuk membantunya melakukan tugas-tugas dasar, dan dalam menghadapi rasa sakit yang kronis.

Karena semua ini, Holly ingin bisa segera dimatikan, dan eutanasia adalah salah satu cara dipilihnya untuk menempuh 'kematian' dengan jalan yang relatif tanpa rasa sakit.

Holly Warland penderita distrofi otot berusia 27 tahun dan pasangannya Luke
Holly Warland penderita distrofi otot berusia 27 tahun dan pasangannya Luke ()

Keputusan itu telah diambilnya sebelum kondisinya memburuk lebih jauh.

Namun, euthanasia tetap ilegal di Australia, sehingga Holly tidak memiliki pilihan dalam hal ini.

Jurnal Kematian

Halaman
123
Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved