Gunungkidul

Minim Saluran Air, Pedagang di Pasar Darurat Playen Cemas Saat Musim Hujan

Pasar darurat di Desa Playen minim saluran air membuat pedagang cemas karena saat hujan harus segera memindahkan dagangan.

Minim Saluran Air, Pedagang di Pasar Darurat Playen Cemas Saat Musim Hujan
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pasar darurat di Desa Playen minim saluran air membuat pedagang cemas karena saat hujan harus segera memindahkan dagangan.

Seorang pedagang di pasar tersebut, Sayuti mengatakan dirinya sudah terbiasa untuk memindahkan barang dagangannya saat hujan datang, ditambah lagi lokasinya berjualan hampir tidak ada atapnya.

"kalau hujan air bisa kemana-mana, cukup kerepotan saat hujan turun deras untuk memindah dagangan sayuran ini dibantu oleh cucu," katanya pada Tribunjogja.com, Minggu (2/11/2018).

Tidak hanya pedagang saja yang mengeluhkan hal tersebut, tetapi hal yang sama juga dikeluhkan oleh para pembeli.

Seperti yang diutarakan oleh seorang pembeli bernama Sumiyem, ia mengatakan fasilitas yang ada di pasar darurat masih sangat kurang.

"Kalau membeli saat musim hujan seperti ini sangat kerepotan, meskipun pasar darurat, harapan kami tentu tetap nyaman dan aman, terutama antisipasi musim penghujan" tuturnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul Ari Setiawan mengatakan, pasar darurat berada di lapangan Desa Playen.

Baca: Penyintas HIV di Gunungkidul Didominasi Usia Produktif

Pasar darurat dibuat sebagai lokasi berjualan para pedagang selama pembangunan Pasar Playen berlangsung.

“Pasar lama mulai dibangun dan ditarget tahun depan sudah selesai,” kata Ari Setiawan.

Halaman
12
Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved