Gunungkidul

Materi Geopark Gunungsewu Diwacanakan Masuk Muatan Lokal di Sekolah Gunungkidul

Diharapkan sekolah dapat memperkenalkan geopark ke siswa, dan bisa berkunjung ke geosite sebagai pembelajaran luar kelas.

Materi Geopark Gunungsewu Diwacanakan Masuk Muatan Lokal di Sekolah Gunungkidul
gunungkidulonline.com
Geopark Gunung Sewu

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Untuk menjaga kelestarian kondisi Geopark Gunungsewu, Dinas Pariwisata bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Olahraga (disdikpora) agar para guru dapat memberikan pemahaman mengenai Geopark Gunungsewu sehingga peserta didik dapat menjaga kelestariaannya sejak dini.

"Ada beberapa indikator penting yang harus dijaga di kawasan Geopark Gunungsewu yaitu edukasi, konservasi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, pembangunan berkelanjutan, dan mitigasi bencana. Maka dari itu kita membutuhkan peran dari dunia pendidikan,” katanya, Minggu (2/12/2018).

Dilansir Tribunjogja.com dari Dinas Pariwisata Gunungkidul, Geopark Gunungsewu memiliki luas hingga mencapai 1.802 km persegi.

Luas tersebut dibagi menjadi tiga geoarea, yakni Gunungkidul, Wonogiri, dan Pacitan.

Masing-masing kawasan memiliki geosite yakni Gunungkidul 13 lokasi, Wonogiri memiliki 7 lokasi, dan Pacitan memiliki 13 lokasi.

Harry berharap sekolah dapat memperkenalkan geopark ke siswa, dan bisa berkunjung ke geosite sebagai pembelajaran luar kelas.

Baca: Promosikan Gunungsewu, Pemkab Gunungkidul Gelar Geopark Night Specta 2018

Targetnya geopark bisa masuk ke muatan lokal di sekolah-sekolah.

“Nantinya akan diberikan materi lengkap mengenai geopark Gunung Sewu, mulai dari konsep tujuan tiga pilar geopark yakni konservasi, edukasi, dan ekonomi atau pariwisata,” katanya.

Usulan tersebut mendapat respon positif dari Kepala Disdikpora Kabupaten Gunungkidul, dengan adanya materi mengenai geopark siswa dapat memahami lebih dalam apa itu geopark dan dapat menjaga kelestariaannya.

“Tentu edukasi ini akan sangat berguna bagi para siswa untuk paham dan mengerti terkait geopark,” kata Bahron. (*)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved