Kota Yogya

Dishub Kota Yogya Akan Segera Tindaklanjuti Parkir Liar Jalan KHA Dahlan

Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta akan segera menindaklanjuti parkir liar di Jalan KH Ahmad Dahlan Yogyakarta.

Dishub Kota Yogya Akan Segera Tindaklanjuti Parkir Liar Jalan KHA Dahlan
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta akan segera menindaklanjuti parkir liar di Jalan KH Ahmad Dahlan Yogyakarta.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Wirawan Haryo Yudho mengatakan pihaknya sudah sering melakukan penertiban daerah tersebut, meski demikian parkir liar masih terjadi.

"Dua hari lalu kami baru patroli, tetapi sudah balik lagi. Memang di daerah situ sering untuk parkir, paling sering malam sabtu dan malam minggu. Kami tidak bisa bergerak sendiri, tentu kami akan menggandeng Satpol PP Kota Yogyakarta dan Polresta untuk melakukan penindakan," katanya saat dihubungi Tribunjogja.com, Minggu (2/12/2018).

Ia mengungkapkan parkir liar di jalan KH Ahmad Dahlan melanggar Undang Undang Lalu Lintas.

Apalagi yang digunakan untuk parkir adalah jalan dengan garis bermarka biku-biku.

"Lha kalau marka biku-biku itu berhenti saja tidak boleh. Apalagi malah buat parkir. Memang di daerah sana jadi perhatian kami. Kami sudah sering patroli," ungkapnya.

Baca: Sempat Steril, Jalan Pasar Kembang Jadi Parkir Liar Lagi

Menurutnya lahan pakir di Yogyakarta memang sangat minim.

Meski demikian bukan berarti warga bisa parkir sembarangan.

Masyarakat yang hendak berwisata ke Titik Nol Kilometer bisa parkir di TKP Senopati atau di parkiran Benteng Vredeberg.

"Ya memang lokasi parkir itu masih jadi tantangan. Apalagi antusias masyarakat yang datang ke Malioboro dan Titik Nol sangat besar. Masyarakat bisa parkir di Senopati atau di tempat parkir di Benteng Vredeberg," lanjutnya.

Baca: Polresta Yogyakarta Siap Bantu Dishub Tertibkan Parkir Liar dan Ilegal di Kota Yogya

Ia menambahkan parkir liar bisa menimbulkan kemacetan.

Hal itu karena ruas jalan semakin sempit.

Apalagi lokasi yang dijadikan tempat parkir dekat dengan lampu lalu lintas.

Tentu saja dapat menimbulkan hambatan, dan menambah antrian kendaraan. (*)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved