Gunungkidul

Butuh Ahli TI, Pemkab Gunungkidul Wacanakan Buka Lowongan THL TI

Menurut Immawah THL saat ini hanya fokus pada bidang pekerjaan yang berkaitan dengan fisik, hal tersebut dinilai tidak seimbang mengingat tuntutan

Butuh Ahli TI, Pemkab Gunungkidul Wacanakan Buka Lowongan THL TI
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Seiring perkembangan zaman sehingga dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih kompeten dibidang Teknologi Informasi (TI) membuat Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berencana untuk membuka lowongan Tenaga Harian Lepas (THL), di bidang TI.

Hal tersebut dikemukakan oleh Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, Kamis (29/11/2018).

Menurut Immawah THL saat ini hanya fokus pada bidang pekerjaan yang berkaitan dengan fisik, hal tersebut dinilai tidak seimbang mengingat tuntutan saat ini.

Baca: Pemkab Gunungkidul Inisiasi Program Institusi Masyarakat Pedesaan

"Selama ini THL banyak di bidang yang hanya mengutamakan fisik. Maaf ya, saat ini hanya pada bidang kebersihan, nyapu, sampah dan seperti itu," kata Immawan.

Ia menambahkan, untuk perekrutan tenaga IT sampai dengan saat ini belum dilakukan.

Sehingga masih banyak permasalahan yang berkaitan dengan TI masih belum bisa terselesaikan.

"Kalau belum dimulai (rekrutmen THL bidang IT) akan saya mulai. Karena saat ini kita sudah menjadi percontohan dengan adanya SID (Sistem Informasi Desa) skala nasional. Sehingga kita perlu melakukannya di bidang lain kita sudah harus memulai segala sesuatu berbasis IT," kata Immawan.

Baca: Pemkab Gunungkidul Gelar Temu Wicara Bupati untuk Dekatkan Pemerintah dengan Warga

Immawan mengatakan saat ini banyak tenaga muda yang ahli dalam TI keluar dari Gunungkidul, karena masih minimnya lowongan di bidang TI di Gunungkidul.

"Mereka lebih memilih bekerja di kota-kota besar seperti Jakarta jangan salahkan mereka. Ke depannya rekrutmen THL ini bisa kita lakukan," jelasnya.

Menurut Immawan nantinya mereka tidak harus bekerja satu hari penuh, karena pekerjaan seperti dibidang TI bisa diselesaikan dimana saja, yang terpenting pekerjaannya selesai dan baik

Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Gunungkidul, Supriyani Astuti mengaku akan berusaha mendorong wacana pemerintah tersebut agar dapat terealisasi.

Menurut Astuti saat ini situasi memaksa untuk mengikuti perkembangan teknologi.

"Ya memang sekarang tenaga yang paling di butuhkan adalah TI, karena sekarang semua serba online, kita akan mendukung wacana pemerintah agar dapat terealisasi," kata dia. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved