Pendidikan

Perguruan Tinggi Harus Dekat dengan Industri

Perguruan Tinggi Harus Dekat dengan Industri, Terutama dalam Mengakomodir Hasil Penelitian

Perguruan Tinggi Harus Dekat dengan Industri
Tribun Jogja/ Noristera Pawestri
Seminar Nasional Tantangan Penelitian Menghadapi Industrialisasi 4.0: Arti dan Nilai Riset pada Karir Dosen serta Kemajuan Sains & Teknologi Komisi Ilmu Sosial di kampus Pascasarjana UGM pada Selasa (27/11/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJAM.COM - Penelitian merupakan salah satu komponen penting pada perguruan tinggi, terutama perguruan tinggi riset.

Peningkatan mutu penelitian, memberikan dampak yang luas yang pada akhirnya akan meningkatkan daya saing bangsa dalam menghadapi era industrialisasi 4.0.

Penelitian pada perguruan tinggi didasari oleh tugas Tridharmanya, sehingga seorang dosen dalam pekerjaannya memiliki tugas mengajar, meneliti dan melaksanakan pengabdian pada masyarakat.

Bagaimana dosen dan non-dosen memahami arti riset dan sumbangsihnya pada sains dan teknologi menghadapi era industrialisasi 4.0 dikemukakan dalam Seminar Nasional Tantangan Penelitian Menghadapi Industrialisasi 4.0: Arti dan Nilai Riset pada Karir Dosen serta Kemajuan Sains & Teknologi Komisi Ilmu Sosial di kampus Pascasarjana UGM pada Selasa (27/11/2018).

Baca: Antisipasi Pelajar Bolos Sekolah saat Laga PSS Sleman, Disdik Sleman Minta Sekolah Awasi Siswanya

Dirjen Penguatan dan Inovasi Kemenristekdikti, Jumain Appe mengatakan, perlu ada dari kebijakan pemerintah terkait kesediaan pemanfaatan hasil penelitian dan pengembangan (litbang)

"Oleh karena itu kita mengusulkan adanya prekomersialisasi produk yang masih dalam produk awal," kata Jumain.

Menurut dia, penggunaan produk sebelum diperkenalkan kepada masyarakat untuk diperjualbelikan perlu di dorong.

Ia melanjutkan, peran pemerintah perlu dikembangkan dan dilaksanakan supaya hasil penelitian dan pengembangan menjadi suatu produk industri ke depan.

"Bagaimana peran-peran pemerintah di dalam mendorong sistem inovasi, mislanya inovasi litbang," ujar dia.

Baca: Jogja Smart Province Memerlukan Koordinasi Antar Kabupaten-Kota

Selain itu, kata dia, perlu ada pengembangan kompetensi tenaga ahli yang berkepentingan yakni perguruan tinggi dan pengembangan kompetensi tenaga terampil.

Menurutnya banyak yang harus dilaksanakan, seperti penyiapan tenaga kerja berbasis teknologi.

"Ini saya kira Pak Presiden mendorong revitalisasi perguruan tinggi untuk lebih dekat dengan industri. Malah beliau mengatakan bikin fakultas yang langsung berhubungan dengan industri, misalnya Fakultas Kopi," lanjut dia.

Sehingga menurut dia hal ini perlu pendalaman bagaimana mengembangkan pendidikan sesuai dengan kebutuhan industri.

"Karena menggarap penyiapan tenaga kerja berbasis teknologi, apalagi masuk revolusi industri 4.0," terangnya.(tribunjogja)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved