Kota Magelang

Jumlah Angka Pengangguran di Kota Magelang Menurun

Pemerintah Kota Magelang berupaya untuk terus menurunkan angka pengangguran di Kota Magelang

Jumlah Angka Pengangguran di Kota Magelang Menurun
TribunJOGJA.com Rendika Ferri K
Peserta pelatihan kerja mengikuti kegiatan pelatihan menjahit dan bordir di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Magelang, Senin (26/11). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kota Magelang berupaya untuk terus menurunkan angka pengangguran di Kota Magelang.

Satu diantaranya dengan terus melakukan program pelatihan kerja bagi para pencari kerja di Kota Magelang.

Program tersebut dinilai berhasil mengatasi angka pengangguran menjadi 4,88 persen di tahun 2018 ini.

Kepala Disnaker Kota Magelang, Gunadi Wirawan mengungkapkan, data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik tanggal 5 November 2018 lalu, angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Magelang tahun 2018 mengalami penurunan dari sebelumnya 6,88 persen di tahun 2017 menjadi 4,88 di tahun 2018.

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Kota Magelang meningkat dari 65,32 persen di tahun 2017 menjadi 68,64 persen di tahun 2018. Dihitung berdasarkan rumus jumlah angkatan kerja dibagi jumlah penduduk usai kerja dikalikan 100 persen.

"Angka ini diklaim menjadi angka penurunan tertinggi di Jawa Tengah. Ini semua berkat sinergitas kinerja pembangunan daerah, yakni program OPD yang terarah dan melibatkan masyarakat," jelas Gunadi, Senin (26/11/2018).

Gunadi mengatakan, selain angka pengangguran yang turun, Kenaikan meningkatnya tingkat paritisipasi angkatan kerja ini membuktikan daya saing SDM Kota Magelang mampu bersaing dengan SDM dari daerah lain.

"Mereka semua berpartisipasi/bekerja di dalam dan luar daerah mengisi keberhasilan pembangunan dan kebijakan pemerintah," ujarnya.

Program pelatihan yang digagas sendiri meliputi berbagai bidang pekerjaan. Mulai dari bahasa, basic office, tata boga, busana, montir sepeda motor, spa, dan lain-lain.

Pelatihan ini disesuaikan dengan kebutuhan para pencari kerja dengan waktu pelatihan bervariasi, mulai 10 hari hingga 30 hari. Para peserta pelatihan akan diberikan fasilitas hingga kesempatan magang kerja. (tribunjogja.com)

Penulis: rfk
Editor: iwe
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved