Kota Yogyakarta

Becak Listrik Harus Mampu Difungsikan Penuh oleh Pengemudinya

Selain tipe becak yang sesuai dengan identitas Yogya, becak listrik tersebut juga harus mampu difungsikan penuh oleh pengendaranya.

Becak Listrik Harus Mampu Difungsikan Penuh oleh Pengemudinya
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Jajaran DPRD Kota Yogyakarta, Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, beserta Kepolisian saat menerima perwakilan pengemudi betor saat audiensi di DPRD Kota Yogyakarta, Senin (26/11/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Wirawan Haryo Yudho menjelaskan bahwa pihaknya bersama Dinas Perhubungan DIY telah melakukan uji coba becak listrik di Jlagran, minggu lalu.

Ia menegaskan, selain tipe becak yang sesuai dengan identitas Yogya, becak listrik tersebut juga harus mampu difungsikan penuh oleh pengendaranya.

"Harus dilakukan uji tipe dan uji teknis. Apakah kendaraan ini bila dengan orang dan barang yang besar mampu ditangani oleh pengendaranya," bebernya, saat audiensi dengan pihak pengendara Becak Motor (Betor) di Gedung DPRD Kota Yogyakarta, Senin (26/11/2018).

Baca: DPRD Kota Yogyakarta akan Sambangi Dishub DIY, Bahas Polemik Becak Motor

Yudho menambahkan, bila dari prototipe kemarin yakni dengan daya 350 watt dirasa masih terlalu kecil, maka saat ini pemerintah melalui Bappeda tengah merancang becak listrik dengan daya yang lebih besar yakni 800 watt.

"Kita uji teknis lagi, uji tipe dan bentuk. Kalau sah, Kementerian Perhubungan akan mengeluarkan izinnya. Untuk uji tipe di Jlagran kemarin sedang dikirim ke pusat," bebernya

Ia menambahkan, Kota Yogyakarta sebagai kota besar sudah saatnya untuk memikirkan alternatif transportasi pengganti betor.

Kendaraan pengganti tersebut harus dipastikan memenuhi kriteria.

"Sepanjang Raperda dibahas, kami serahkan semua pada ketentuan dan mekanisme perundangan yang berlaku.
Tapi itu (kendaraan,red) harus kuat, dari 300 watt menjadi 800 watt. Saya tidak mau kalau hanya memenuhi tipe tapi keselamatan dan keamanan tidak terjamin," tandasnya.

Baca: Datangi DPRD Kota Yogyakarta, Ratusan Becak Motor Tuntut Legalitas

Kasat Lantas Polresta Kota Yogyakarta, Dwi Prasetyo menjelaskan bahwa selama ini sudah aturan yang dipahami bersama tentang kawasan tertib lalu lintas (KTL).

Halaman
12
Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved