Jawa

Populasi Monyet Ekor Panjang di Gunung Tidar Membludak, Tim Peneliti UGM : Harus Segera Dikendalikan

Populasi monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) yang menghuni hutan di kawasan Gunung Tidar Kota Magelang membludak.

Populasi Monyet Ekor Panjang di Gunung Tidar Membludak, Tim Peneliti UGM : Harus Segera Dikendalikan
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) yang menghuni hutan di kawasan Gunung Tidar Kota Magelang. 

Belum lagi, rasio kelamin antara jantan dan betina adalah sebanyak 151 banding 51 ekor, yang idealnya perbandingan atau sex ration sebesar 2,6 kali lebih banyak betina daripada jantan.

Baca: Seekor Monyet Liar Masuk ke Pemukiman Penduduk di Turi Sleman

"Jumlah populasi monyet saat ini mencapai 198 ekor monyet. Jumlahnya cukup banyak. Padahal idealnya, paling tidak luasan satu hektar itu satu ekor, tetapi di sini dihuni tujuh ekor per hektar. Terlalu padat. Selain itu rasio jantan dan betina, juga banyak jantan,," kata Wisnu pada Tribunjogja.com, Jumat (23/11/2018).

Wisnu menilai jumlah tersebut terlalu tinggi, jika dibandingkan dengan daya dukung habitat atau lingkungan Gunung Tidar yang kurang.

Ratusan spesies primata tersebut tinggal di kawasan dimana sebagian besar adalah tanaman pinus.

Sementara tanaman buah, yang dapat menjadi bahan pangan monyet, sangat kurang.

Hal itulah yang memicu permasalahan atau konflik dengan manusia yang selama ini terjadi di Gunung Tidar.

Kurangnya bahan pangan dari habitat menyebabkan hewan tersebut akan mencari makanan di tempat lain, bahkan sampai kawasan permukiman warga.

Terjadilah pencurian makanan dan gangguan lain di lingkungan masyarakat.

"Masalahnya, dengan tingkat kepadatan seperti itu, makanan tidak tersedia di Gunung Tidar. Mayoritas tumbuhannya adalah pinus. Mereka pun berusaha mencari makanan ke tempat lain, sampai ke rumah-rumah warga, secara bergerombol, melakukan pencurian makanan, dan menimbulkan gangguan kepada masyarakat," ujarnya.

Baca: AFJ Minta Pemda DIY Keluarkan Larangan Aktivitas Topeng Monyet

Masalah lain yang dapat timbul akibat over-populasi itu adalah risiko penyebaran penyakit.

Halaman
1234
Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved