Kota Magelang

Lelang Jabatan Sekda Kota Magelang Resmi Dibuka

Pendaftar juga harus memiliki pengalaman jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan jabatan yang diduduki

Lelang Jabatan Sekda Kota Magelang Resmi Dibuka
internet
logo Pemkot Magelang 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Seleksi Jabatan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang telah resmi dibuka.

Pendaftaran dibuka mulai dari 22 November-6 Desember 2018 mendatang. Para kandidat yang memenuhi syarat yang telah ditentukan, dapat mengikuti lelang jabatan tersebut.

"Kami telah membuka pendaftaran untuk seleksi terbuka Jabatan Tinggi Pratama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang. Pendaftaran dimulai sejak Kamis (22/11) dan ditutup pada Kamis (6/12) mendatang," kata Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Magelang, Aris Wicaksono, Minggu (25/11/2018).

Sejumlah persyaratan yang diungkapkan antara lain, kandidat berstatus sebagai ASN di lingkungan Pemprov/Pemkot/Pemkab di Provinsi Jawa Tengah, dan memiliki pangkat atau golongan ruang minimal pembina tingkat 1 (IV/B), diutamakan pembina utama muda (IV/C). Kemudian persyaratan lain seperti minimal S1/D4.

Pendaftar juga harus memiliki pengalaman jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan jabatan yang diduduki secara kumulatif paling kurang selama lima tahun berturut-turut.

"Selain itu juga memiliki kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan kompetensi sosio kultural sesuai standar kompetensi jabatan yang ditetapkan," kata Aris.

Aris mengatakan, setidaknya para kandidat atau calon ini wajib mengikuti sejumlah tahapan seleksi diantaranya, seleksi administrasi, Tes Kompetensi Manajerial melalui Assesment Centre, penelusuran rekam jejak, uji gagasan tertulis (penulisan makalah) dan uji gagasan lisan (presentasi makalah dan wawancara).

Panitia Seleksi (Pansel) untuk lelang jabatan ini sendiri juga telah dibentuk. Mereka adalah tim yang terdiri dari lima orang yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari perguruan tinggi, pemerintah provinsi, BKN dan tokoh masyarakat.

"Mereka akan diuji tahap demi tahap oleh panitia seleksi. Seleksi ini sangat ketat dan bersaing, karena kami menginginkan kandidat atau calon Sekda yang berkualitas," katanya.

Setelah semua pendaftar mengikuti tahap seleksi yang telah ditentukan, hasil penilaian akhir akan disampaikan dulu ke Walikota. Lalu, Pansel akan memilih tiga nama calon Sekda.

Ketiga nama calon tersebut akan dikirimkan ke Gubernur Jawa Tengah, untuk menentukan siapa yang diberikan rekomendasi.

"Nanti Pansel akan melapor kepada KASN juga untuk mendapatkan rekomendasi pelantikan. Pelantikan akan dilakukan setelahnya, perkiraan waktu tahun 2019 mendatang," ujar Aris. (*)

Penulis: rfk
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved