Bisnis

Perbankan DIY Diminta Dorong Ekspor Sambut NYIA

Ditargetkan, ekspor DIY akan tumbuh lebih baik dengan mengandalkan sektor usaha seperti UMKM dan industri kreatif lainnya.

Perbankan DIY Diminta Dorong Ekspor Sambut NYIA
hsh.co.id
Ilustrasi ekspor-impor 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Perbankan dan sejumlah pihak diharapkan mampu mendongkrak kinerja ekspor DIY lewat pemanfaatan operasional bandara New Yogyakarta Internasional Airport (NYIA) di Kulonprogo, yang ditargetkan melayani penerbangan pada April tahun mendatang.

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis awal November kemarin, ekspor DIY selama bulan September 2018 menunjukkan penurunan sebesar 6,41 persen dibanding bulan sebelumnya.

Namun, secara kumulatif Januari-September 2018 dibandingkan setahun yang lalu nilai ekspor meningkat sebesar 11,06 persen.

Impor DIY pada September 2018 juga mengalami kenaikan dibanding bulan sebelumnya yaitu 27,59 persen bernilai sebesar US$1,24 juta.

Baca: Pemda DIY Kembangkan Desa Mandiri Budaya, Bisa Ekspor Produk Unggulan Secara Langsung

Untuk menggali potensi dan menaikkan produk ekspor DIY, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) DIY menyelenggarakan seminar bertajuk 'Dorongan Kinerja Ekspor DIY Melalui Sinergi Perbankan dan Pembangunan Bandara NYIA', Rabu (21/11/2018) di Inna Garuda Hotel.

Ketua BMPD DIY, Budi Hanoto menyebutkan, meningkatnya presentasi ekspor DIY akan mampu membantu defisit transaksi neraca berjalan serta cadangan devisa yang menurun.

"Pundi-pundi dolar AS kita memang kurang, kita tekor antara kebutuhan valas dengan yang masuk. Cenderung banyak kepada pembiayaan impor maupun pembayaran hutang. Makanya perlu kita genjot ekspornya," kata Budi.

Maka dari itu, Budi menerangkan bahwa perbankan mesti didorong untuk mampu memfasilitasi proses ekspor para pelaku usaha menjadi lebih baik.

Baca: MAK Lepas Ekspor Alkes ke Lima Negara

"Mulai dari persyaratan, pendampingan pada sisi proses, pembiayaan, maupun sampai pada tahapan settlement (proses penyelesaian akhir transaksi-red) harus end to end procces dari perbankan," tambah dia.

Terlebih dengan NYIA nanti yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang lebih baik dibanding Adisucipto, baik dari sisi penyimpanan maupun kargo, menurutnya mesti dimanfaatkan oleh pihak perbankan dengan maksimal.

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved