Jawa

Kisah Perjuangan Maya, Gadis Tunadaksa asal Wonosobo untuk Raih Pendidikan Tinggi

Dara cantik yang akrab dipanggil Maya ini memang memiliki disabilitas dimana satu tangan kanannya tak tumbuh dengan sempurna.

Kisah Perjuangan Maya, Gadis Tunadaksa asal Wonosobo untuk Raih Pendidikan Tinggi
IST
Tri Maya Wahyu (19), gadis cantik penyandang disabilitas dari Desa Laranganlor, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, terlahir dengan fisik tak sempurna, tetapi tak patah semangat untuk meraih pendidikannya, Rabu (21/11). 

Ia menjadi satu-satunya mahasiswa tuna daksa sebagai penerima Bidikmisi ini pun mengambil PKM Penelitian.

Ia meneliti kearifan lokal yang ada di desanya berjudul “Pecah Bumbung Local Wisdom Desa Laranganlor sebagai Solusi Meringankan Pajak”.

Penelitiannya pun menarik tim bidikmisi dan segera dilakukan monitoring dan evaluasi.

"Tradisi ini menarik dimana masyarakat menggelar pecah bumbung (memecah celengan dari bambu) secara bersama-sama di lapangan desa. Uang itu digunakan untuk melunasi pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB)," ujarnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved