Dojang Revolution Raih Juara Umum ESTA Open Tournament 2018

Dojang wakil DIY, Revolution, meraih gelar juara umum kejuaraan beladiri taekwondo 7th ESTA Open Taekwondo Tournament 2018

Dojang Revolution Raih Juara Umum ESTA Open Tournament 2018
TRIBUNJOGJA.COM/ HANIF SURYO
Kasie Olahraga Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Disdikpora DIY, Drs Eka Heru Prasetyamembuka secara resmi membuka ajang 7th ESTA Open Tournament 2018 digelar di Gerdung Multi Purpose UIN Sunan Kalijaga, Sabtu (17/11) lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM - Dojang wakil DIY, Revolution, meraih gelar juara umum kejuaraan beladiri taekwondo 7th ESTA Open Taekwondo Tournament 2018 di Multi Purpose UIN Sunan Kalijaga, Sabtu (17/11) lalu.

Dojang Revolution mengemas 10 medali emas, 11 perak, serta 8 perunggu, bersaing ketat dengan 202 peserta dari 18 dojang se-Indonesia.

Capaian ini unggul cukup jauh dari dua pesaingnya, yaitu Eka Danta Rindam (Jawa Tengah) dan Satria Bangsa yang berada di peringkat kedua dan ketiga.

Baca: Persib Bandung Tumbang di Kandang PSIS Semarang, Mario Gomez Sesalkan Hal Ini

Baca: Festival Sate Klatak, Kenalkan Kuliner Khas Bantul ke Kancah Dunia

Tak hanya, menempatkan Revolution dan Satria Bangsa di peringkat pertama dan ketiga, DIY juga memunculkan dojang Atma Jaya dan Golden Shark masuk 5 besar peraih medali terbanyak. 

Pada kejuaraan ini, Atma Jaya mampu mengemas 3 emas, 7 perak dan 12 perunggu, sedangkan Golden Shark memperoleh 3 emas, 4 perak dan 3 perunggu.

Kasie Olahraga Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Disdikpora DIY, Drs Eka Heru Prasetya mengatakan, sebagai salah satu cabang olahraga (cabor) yang banyak digemari dan telah banyak menyumbangkan prestasi, diharapkan taekwondo semakin berkembang.

"ESTA sebagai salah satu klub di Indonesia, diharapkan dapat terus ikut serta dalam pembinaannya. Termasuk memunculkan atlet berprestasi bagi DIY," kata Eka.

Sementara itu, Ketua Umum ESTA, KPH Indrokusumo mengungkapkan, sebagai sebuah jaringan dojang taekwondo atau klub taekwondo di Indonesia yang mempunyai anggota dari Aceh hingga Papua, ESTA akan terus eksis dalam embina atlet di Indonesia.

"ESTA adalah tempat untuk belajar bersama, bagi dojang atau klub Taekwondo dari manapun , untuk saling menjalin persahabatan, kebersamaan , berkarya dan berprestasi , bagi Indonesia," pungkasnya.

(han)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: ose
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved