Bisnis

TPID DIY Jaga Kondisi Harga Jelang Akhir Tahun

TPID juga akan mewaspadai kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti daging ayam, telur, cabai, bawang, serta sayuran.

TPID DIY Jaga Kondisi Harga Jelang Akhir Tahun
istimewa
Kepala Perwakilan BI DIY, Budi Hanoto (kiri) didampingi oleh Kepala Biro Perekonomian dan SDA Setda DIY, Sugeng Priyanto memnwrikan keterangan dalam rakor TPID DIY guna mengantisipasi kenaikan harga komoditas pangan jelang akhir tahun 2018, Rabu (14/11/2018) di KPw BI DIY. 

TRIBUNJOGJA.COM - Menjelang akhir tahun 2018, Inflasi Daerah (TPID)'>Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY berusaha untuk meminimalkan kenaikan harga komoditas bahan-bahan pangan.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) DIY, Budi Hanoto, dalam keterangannya yang diterima Tribunjogja.com, Rabu (14/11/2018) memperkirakan bahwa pencapaian laju inflasi hingga akhir tahun nanti masih sejalan dengan proyeksi yang ditetapkan pihaknya, yakni sebesar 3,5% (yoy).

Baca: Kenaikan BBM Picu Inflasi DIY Sebesar 0,13%

Budi mengkalim, bahwa secara umum kondisi ketersediaan bahan pangan strategis berada dalam kondisi aman.

Komoditas beras masih bisa mencukupi kebutuhan masyarakat hingga rentang empat bulan ke depan.

Disebutkan, Bulog juga telah menggelontorkan sebanyak 12.300 ton beras dalam pelaksanan operasi pasar.

Dengan demikian, meskipun saat ini sebagian besar daerah dalam kondisi musim penghujan, pihaknya meyakini panen akan tetap berlangsung pada awal 2019 mendatang.

Baca: Inflasi Tahun Depan Diprediksi 4,5 Persen

"Kelancaran distribusi pasokan pangan kami pandang juga sebagai hal yang mesti diperhatikan. TPID dan tim satgas pangan akan memantau ketat kecukupan dan kestabilan harga di DIY," kata dia, saat pelaksanaan rapat koordinasi TPID DIY.

Selain beras, Budi mengatakan, TPID juga akan mewaspadai kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti daging ayam, telur, cabai, bawang, serta sayuran.

Disambungnya, masyarakat juga perlu melakukan diversifikasi pangan dengan mengkonsumsi ikan atau daging kerbau untuk mengurangi ketergantungan terhadap daging ayam maupun sapi.

"Kami juga akan jaga potensi kenaikan tarif gas serta transportasi seiring dengan masuknya musim liburan," tukas dia. (*)

Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved