Pendidikan

Puluhan UMKM Ikuti Bulan Teknologi BPTBA LIPI 2018

Tren teknologi yang dikembangkan pun setiap tahun berbeda-beda, untuk saat ini tren teknologi UKM lebih banyak pada teknologi pengemasan makanan.

Puluhan UMKM Ikuti Bulan Teknologi BPTBA LIPI 2018
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam - Lembaga llmu Pengetahuan Indonesia (BPTBA - LIPI) menggelar Bulan Teknologi Tahun 2018 di Taman Pintar Yogyakarta pada Kamis (15/11/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam - Lembaga llmu Pengetahuan Indonesia (BPTBA - LIPI) menggelar Bulan Teknologi Tahun 2018 di Taman Pintar Yogyakarta pada Kamis (15/11/2018).

Mengambil tema "Pengembangan Budaya IPTEK Berbasis Kearifan Lokal Untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat", pameran yang ini sebagai sarana prasarana pemasyarakatan IPTEK.

Sekaligus sebagai sosialisasi layanan jasa IPTEK kepada masyarakat luas agar masyarakat dapat memperoleh gambaran yang jelas tentang bidang - bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat dimanfaatkan BPTBA LIPI.

Baca: AP 1 Akan Gandeng UMKM Asal DIY Masuk ke NYIA

Kepala BPTBA LIPI, Hardi Julendra menyampaikan, pameran yang memasuki penyelenggaraan tahun keempat ini diikuti sebanyak 83 UMKM.

"Biasanya bulan teknologi kita rilis akhir tahun, karena kita ingin memperkenalkan hasil riset-riset kita selama satu setahun," kata Hardi ketika ditemui disela-sela acara.

Kedua, pihaknya ingin mempromosikan UKM yang sudah diberikan sentuhan teknologi, sehingga akan ada hubungan antara UKM, kebutuhan dan pemasaran.

Menurut dia, pemanfaatan teknologi untuk UKM ini sangat penting sekali.

Baca: Ahli Herpetologi LIPI Temukan Katak Jenis Baru, Suaranya Mirip Jangkrik

"Sangat penting sekali, percuma riset nggak ada yang memanfaatkan, biasanya kami pilih teknologi yang nyambung dengan kebutuhan mereka," lanjutnya.

Ia menyebutkan, tren teknologi yang dikembangkan pun setiap tahun berbeda-beda, untuk saat ini tren teknologi UKM lebih banyak pada teknologi pengemasan makanan.

"Tahun ini trennya pengalengan. Lebih awet satu tahun. Kita khusus makanan tradisional, karena makanan tradisional punya daya saing entitas daerah muncul. Jadi kalo disandingkan makanan modern dia berbeda," ujar dia

Sementara itu, Ketua Panitia, Hendra Herdian menambahkan, pigaknya berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan IPTEK dan memasyarakatkan hasil penelitian dan pengembangan IPTEK bagi masyarakat, UKM, kalangan industri, lembaga pemerintah dan kalangan akademisi.

"Sehingga nantinya dapat meningkatkan peluang kerjasama dengan LIPI dan juga diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan jasa ilmu pengetahuan dan teknologi di Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam LIPI," kata Hendra.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved