Bisnis

Akibat Rencana Akuisisi Sriwijaya, Saham Garuda Indonesia Naik Hingga 22 Persen

Lanjar menilai, untuk target terdekat harga saham GIAA adalah Rp 262-Rp 304 dengan level bearish trend yang harus break out di level Rp 370.

Akibat Rencana Akuisisi Sriwijaya, Saham Garuda Indonesia Naik Hingga 22 Persen
istimewa
Garuda Indonesia 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) torehkan catatan terbesarnya di pasar modal.

Saham tersebut mengalami lonjakan indeks pada perdagangan Kamis (15/11/2018). Berdasarkan RTI, harga saham GIAA menguat 22% ke Rp 244 per saham hingga pukul 14.06 WIB.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, momentum kenaikan saham GIAA tersebut hanya bersifat sementara.

Meskipun diakui olehnya, bahwa kenaikan indeks GIAA hari ini merupakan yang terbesar sepanjang karir Garuda di dunia pasar modal.

Baca: Garuda Indonesia dan Citilink Sediakan WiFi Gratis di Pesawat mulai Tahun Depan

"Penyebabnya, karena kesepakatan akuisisi Sriwijaya Air," kata Lanjar kepada Kontan.co.id, Kamis (15/11/2018).

Sayangnya, Lanjar belum merekomendasikan investor untuk melirik saham GIAA dalam jangka panjang.

Ini lantaran, dari sisi teknikal pergerakannya masih downtrend jangka panjang, dilihat dari sisi teknikal.

Sedangkan dari sisi fundamental juga masih belum cukup baik saat ini.

Baca: Garuda Indonesia Siap Layani Rute Bandung - Singapura

"Enterprise value cukup mahal di 8,5 kali EBITDA, dibanding EBITDA sektor yang hanya 5,4 kali. Selain itu, rendahnya operating margin sebesar 1,2% berbanding 6,2% di rata-rata sektornya," ungkapnya.

Dia juga menambahkan, leverage ratio masih cukup tinggi.

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved