Yogyakarta

TNI, Polri dan ASN Tegaskan Akan Tetap Netral

Apabila ada masyarakat yang mendapati ada anggota TNI tidak netral, bisa melapor untuk dilakukan penindakan dan pemberian sanksi.

TNI, Polri dan ASN Tegaskan Akan Tetap Netral
TRIBUNJOGJA.COM / Bramasto Adhy
Komandan Resort Militer (Danrem) 072/Pamungkas Yogyakarta, Kolonel Inf. M. Zamroni melakukan kunjungan ke kantor Harian Pagi Tribun Jogja, Selasa (13/2/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen TNI Mohammad Zamroni menegaskan bahwa anggota TNI, Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) selalu siap menjaga netralitas dalam pemilu.

"Dikumandangkan di wilayah kita, ada apel tiga pilar itu yang berisi ikrar netralitas TNI, polri dan ASN. Ini adalah kunci untuk berlangsungnya pemilu yang aman, damai dan menyejukan," tuturnya pada Tribunjogja.com beberapa waktu lalu.

Danrem menekankan euforia pesta demokrasi harus diwujudkan dengan layaknya pesta yang menyenangkan dan menyejukkkan.

Baca: Danrem 072/Pamungkas Yogyakarta Tegaskan TNI Akan Jaga Netralitas dalam Pemilu 2019

Satu di antaranya dengan tetap menjaga netralitas para personel.

Dan apabila ada masyarakat yang mendapati ada anggota TNI tidak netral, bisa melapor untuk dilakukan penindakan dan pemberian sanksi.

"Tapi kita berkeyakinan, TNI, Polri dan ASN tidak ada kepentingan lain kecuali untuk kemaslahatan kita bersama. Kuncinya memang kita aparat harus netral untuk mewujudkan pemilu yang aman, damai dan menyejukkan," ungkapnya.

Sementara itu Bupati Sleman Sri Purnomo juga mendukung aparat yang menjunjung netralitas.

Bupati pun menekankan bahwa dirinya tidak memihak siapapun dalam pemilu tahun depan.

"Saya tidak memihak siapapun, tapi saya akan berada di tengah-tengah untuk mengayomi dari kedua belah pihak, dari banyak partai di kabupaten Sleman," terangnya.

Baca: Jaga Netralitas, KPU DIY Sosialisasikan Kampanye Pemilu 2019 Kepada Pelaku Media

Sri Purnomo mengaku tidak akan menjadi tim sukses dari pihak manapun.

"Karena kalau jadi tim sukses, otomatis pasti tidak bekerja secara netral. Saya netral, tidak menjadi tim sukes agar bisa mengayomi semua, mudaha-mudahan pemilu berjalan aman dan damai," ucapnya.

Ia menyebut, tidak ada ketegangan dalam sebuah pesta.

Maka dara itu, ia mengimbau agar masyarakat dapat guyub rukun meskipun memiliki pilihan yang berbeda.(*)

Penulis: nto
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved