Yogyakarta

Generasi Muda Perlu Lestarikan Tumpeng 

Tumpeng yang merupakan bagian warisan dari kultur budaya Jawa akhirnya bisa unjuk gigi di Forum Food, Health di Torino, Italia.

Generasi Muda Perlu Lestarikan Tumpeng 
Koleksi dari Pusat Studi Pangan & Gizi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
Seorang pembicara mengisi acara di Forum Food, Health di Torino, Italia bulan September lalu. Dalam acara ini tumpeng diperkenalkan makna filosofisnya di dunia Internasional. 

“Hal ini menjadikan anak-anak Indonesia kehilangan kontak dengan alam. Alam menyediakan untuk hidup manusia sehat,” jelasnya.

Untuk mempertahankan keberadaan tumpeng, salah satu langkahnya yaitu dengan sosisalisassi dalam semua lini.

Keberagaman pangan yang juga ditunjukkan pada tumpeng memperlihatkan keberagaman sumber pangan yang tersedia patut dilestarikan.

Dia pun mengutip beberapa penggalan kata dari, Hippocrates pada abad ke 5 SM, bapak filsuf kesehatan dari  pulau Cos Yunani ini meletakkan dasar-dasar obat baru, berdasarkan tidak hanya pada empirisme.

Tetapi juga pada pengetahuan tentang tubuh, hubungan dengan alam dan lingkungan seseorang dan keseimbangannya dengan semesta.

“Pangan yang kita konsumsi harus memenuhi standar baik dalam gizi,estetika juga harus bersih dalam proses dari hulu ke hilir  pada alam semesta dan berkeadilan pada semua lini khususnya pada produsen seperti petani, peternak, pembuat makanan, dan lainnya,” ulasnya. (*)

Penulis: ais
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved