Gunungkidul

Bawaslu Kembali Tertibkan APK di Gunungkidul

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gunungkidul tertibkan kembali alat peraga kampanye (apk).

Bawaslu Kembali Tertibkan APK di Gunungkidul
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto P
Alat Peraga Kampanye (APK) saat ditertibkan oleh Satpol PP kabupaten Gunungkidul di jalan Baron, Rabu (14/11/2018) 

Laporan Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gunungkidul tertibkan kembali alat peraga kampanye (apk).

Kegiatan tersebut diketahui telah dilakukan untuk yang ketiga kalinya.

Ketua Bawaslu Gunungkidul Is Sumarsono mengatakan APK yang melanggar aturan diindikasikan sebanyak 1400 buah dan terbanyak melanggar adalah pemasangan bendera partai.

Baca: Peserta Pemilu Dinilai Belum Pahami Aturan Pasang Alat Peraga Kampanye

"Bendera banyak yang dipasang pada fasilitas pemerintah seperti di pembatas jalan, pepohonan, baliho juga seperti itu," katanya.

Menurutnya aturan pemasangan APK seperti baliho, bendera sudah diatur zonasi pemasangannya dan fasilitas dari KPU belum dipasang keseluruhan oleh parpol peserta pemilu 2019.

Menurutnya data yang masuk yang menyalahi aturan pemasangan sebanyak 1400 jumlah tersebut didapat dari rekomendasi yang didapat oleh bawaslu.

"Saat ini yang kita tertibkan tidak hanya hasil rekomendasi tetapi secara keseluruhan, kalau dijalan kuta temukan ada pelanggaran ya akan tetap kami tertibkan," kata Is Sumarsono.

Baca: Kabupaten Magelang Tegas Atur APK

Setelah melakukan penertiban dan didata jika parpol ingin mengambil alat peraga kampanye dipersilahkan untuk mengambil kembali tetapi harus dibuatkan berita acara dan tanda terima terlebih dahulu.

"Sanksi tentu administrasi KPU juga sudah melayangkan surat ke partai politik, ada beberapa titik yang sudah ditertibkan oleh partai politik yang bersangkutan itu merupakan bentuk sanksi administratif," jelasnya.

Sementara itu Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani mengatakan untuk pemasangan alat peraga kampanye telah tertuang di Surat Keputusan (SK) KPU Gunungkidul nomor 69.

Baca: Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan 2, Jumlah Pemilih di Gunungkidul Bertambah 7.317 Orang

"Ada beberapa aturan seperti tidak diperbolehkan dipasang di tiang bendera milik pemerintah, Tidak menutupi dan mengganggu fungsi rambu lalu lintas dan alat pemberi isyarat lalu
lintas yang terpasang," katanya.

Sedangkan untuk daerah di Gunungkidul yang tidak diperbolehkan adanya APK terpasang seperti di alun-alun Wonosari, Taman makam pahlawan bhakti pertiwi, Lapangan Kesatrian, Stadion Gelora Handayani.

"Untuk sanksinya adalah sanksi administrativ atau penurunan APK, dalam penurunannya Bawaslu berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gunungkidul," tutupnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved