Pendidikan

Soprema Fisipol 2018, Ajang Kreasi bagi Para Sociopreneur Muda

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi bersama PT Visitama Tujuh Belas dalam membina semangat para sahabat muda Indonesia.

Soprema Fisipol 2018, Ajang Kreasi bagi Para Sociopreneur Muda
TRIBUNJOGJA.COM / Yosef Leon
Pengunjung memperhatikan salah satu stan produk yang ditampilkan dalam ajang Soprema Fisipol 2018 di Selasar Barat Fisipol UGM, Senin (12/11/2018). 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Yosef Leon Pinsker

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sejumlah peserta dari 31 provinsi di seluruh Indonesia akan bertarung dalam kompetisi dan inkubasi bisnis Sociopreneur Muda Indonesia (Soprema) 2018 yang diselenggarakan oleh Youth Study Centre (YouSure) Fisipol UGM (12-14/11/2018).

Direktur YouSure Fisipol UGM, M Najib Azca mengatakan, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi bersama PT Visitama Tujuh Belas dalam membina semangat para sahabat muda Indonesia.

Baca: Soprema jadi Tempat Penyemaian Pemimpin Baru

Dimulai sejak 2016 lalu, selain sebagai ajang kompetisi, Soprema juga dirangkai dengan berbagai acara lain seperti seminar kewirausahaan serta pameran produk.

"Dalam ajang ini, kami berusaha untuk menekankan wirausaha yang berdimensi sosial dan bukan hanya sekedar sisi entrepreneurship nya saja," kata dia saat jumpa pers di Selasar Barat Fisipol UGM, Senin (12/11).

Dekan Fisipol UGM, Erwan Agus Purwanto menuturkan, penyelenggaraan ini juga merupakan tindak lanjut dari deklarasi UGM sebagai sociopreneur university sehingga pihaknya menggabungkannya dengan berbagai acara yang komprehensif.

"Kegiatan ini juga menginpirasi kami untuk mengembangkan iklim bagi mahasiswa untuk belajar realitas revolusi industri 4.0 seperti pendirian creative hub untuk mengembangkan startup usaha mereka," kata dia.

Sementara, Direktur Pelaksana Soprema 2018, M Hempri Suyatna menyebut bahwa, industri kreatif memang menjadi bidang usaha yang dominan dalam ajang ini selain dari ketahanan pangan dan ekologi wisata.

Meskipun demikian, tambah dia, bidang-bidang lain tetap didorong untuk dikembangkan agar mampu menguatkan perkembangan sociopreneur dikalangan anak-anak muda.

Baca: Soprema 2018 Diharapkan Dapat Berkontribusi Menyelesaikan Persoalan Sosial yang Dihadapi Pemuda

"Tren industri kreatif memang sedang diminati, sekitar 15 subsektor lain juga turut kami dorong seperti bidang pertanian, ekologi, dan sektor penting lainnya," jelasnya.

Dari segi peserta, dikatakannya memang masih di dominasi dari wilayah Jawa, namun demikian pada pelaksanan di tahun ini telah menunjukkan antusiasme yang baik dari wilayah lain di luar Jawa.

"Dari DIY-Jateng yang kita ambil biasanya hanya sekitar enam atau tujuh peserta, artinya dari sisi pemerataan sudah ada progres yang baik, namun kita juga tekankan kualitas dari proposal-proposal yang masuk," sebutnya.

Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan bisa memberikan kontribusi dalam penyelesaian masalah sosial yang dihadapi pemuda serta memacu terciptanya gagasan-gagasan baru bagi dunia sociopreneur dan kesejahteraan sosial. (*)

Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved