Bantul

Alumni Tambang UPN Veteran Yogyakarta Gelar Bakti Sosial Operasi Mata Katarak Gratis

Ikata Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta menggelar bakti sosial operasi katarak.

Alumni Tambang UPN Veteran Yogyakarta Gelar Bakti Sosial Operasi Mata Katarak Gratis
TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Pasien operasi mata katarak gratis yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Pertambangan UPN Veteran Yogyakarta bersama RSPAU Hardjolukito dan Klinik Mata Saruni, Minggu (11/11/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Ikatan Alumni Fakultas Pertambangan (Ikata) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta menggelar bakti sosial operasi katarak, Minggu (11/11/2018).

Dalam pelaksanaannya, baksos operasi katarak ini Ikata bekerjasama dengan beberapa pihak diantaranya RSPAU dr Hardjolukito Yogyakarta dan Klinik Mata Saruni.

Dari pantauan Tribunjogja.com, operasi katarak ini diikuti oleh sekira 200 pasien dan dilaksanakan di Poli Mata RSPAU dr Hardjolukito, 

Pasien katarak yang dapat mengikuti operasi gratis ini pun sebelumnya telah melalui proses screening dan penyaringan untuk memastikan kondisi mata dan kesiapan operasi pasien.

"Sebelumnya ada lebih dari 500 orang yang antusias mendaftar dan akhirnya kita screening, kita sortir, dilihat kondisinya memungkinkan untuk operasi atau tidak, akhirnya ada hampir 200 orang yang akan kita operasi," kata ketua Ikata UPN Veteran Yogyakarta, Joko Kus Sulistyoko saat ditemui media di sela acara.

Baca: Link Live Streaming dan Jadwal Lengkap Final Fuzhou China Open 2018

Lebih lanjut, Joko menjelaskan, acara operasi katarak sendiri dipilih sebagai rangkaian acara bakti sosial.

Pihaknya menilai saat ini di Yogyakarta masih banyak masyarakat yang membutuhkan akses operasi mata katarak gratis.

Banyak yang mengalami katarak namun belum bisa dijangkau oleh operasi dan medis.

"Dilaporkan juga oleh RSPAU bahwa permintaan operasi mata katarak itu membludak padahal fasilitas jaminan kesehatan BPJS membatasi jumlah yang bisa dicover, tentu masih banyak yang belum mendapatkan akses tersebut, makanya kita mengadakan acara ini," lanjutnya.

Pihaknya berharap melalui operasi katarak perdana yang dilaksanakan oleh Ikata ini mampu memberikan sedikit kebahagian bagi warga masyarakat sekitar Yogyakarta yang mengalami gangguan mata khususnya katarak. Sehingga diharapkan dapat membantu mereka memudahkan aktivitas sehari-hari.

Baca: 12 Penerbangan di Bandara Adisutjipto Yogyakarta Tertunda Gara-gara Ribuan Burung Penuhi Landas Pacu

"BPJS kan membatasi kuota untuk pasien katarak yang dapat dicover tentu lewat kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi kita kepada bangsa dan negara agar dapat membantu masyarakat. Kita ingin kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin dan tidak hanya di Yogyakarta saja tapi juga bisa menjangkau seluruh Indonesia," pungkasnya.

Sementara itu, Sudaryono, seorang pasien asal Malioboro Yogyakarta mengaku terbantu dengan adanya operasi katarak ini.

Ia mengaku sebelumnya mengalami gangguan mata sejak satu tahun lalu.

Hal tersebut membuat penglihatannya terganggu dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari.

"Saya hari-harinya dagang kalau ada kataraknya ini ya sulit lihat, kurang fokus, nggak jelas, buram gitu lihatnya, untung ada operasi katarak ini, jadi mudah-mudahan besok bisa jualan lagi," katanya. (*)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved