Yogyakarta

Pelecehan di UGM, Ombudsman RI : Penangananya Seperti Kasus Pencurian Permen

Pelecehan di UGM, Ombudsman RI : Penanganannya Seperti Kasus Pencurian Permen

Pelecehan di UGM, Ombudsman RI : Penangananya Seperti Kasus Pencurian Permen
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM - Anggota Ombudsman RI, Dr.Ninik Rahayu, S.H.,M.S menilai penanganan pelecehan seksual di UGM seperti kasus pencurian permen.

Menurutnya, pelecehan seksual bukan persoalan yang sederhana, sehingga tidak bisa hanya diselesaikan secara kekeluargaan.

"Ini kasus pelecehan seksual, terjadi kejahatan pada tubuh perempuan. tetapi seolah-olah ini dianggap biasa, dianggap tidak ada unsur tindak pidana. Ini bukan pencurian permen atau roti, yang bisa diselesaikan secara kekeluargaan," katanya saat ditemui awak media di kantor Ombudsman RI Perwakilan DIY, Sabtu (10/11/2018).

"Kejadian sudah sangat lama, Ombudsman merasa penting untuk mendalami kasus ini. Karena ini menyangkut sistem pendidikan kita. Terkait dengan masa depan anak kita yang dititipkan di UGM dan perguruan tinggi lainnya," sambungnya.

Baca: Ketua LPSK: Kasus UGM Harus Diselesaikan Secara Hukum

Ninik mengatakan rekomendasi yang sudah diberikan oleh tim investigasi juga tidak dilakukan dengan baik oleh Rektorat UGM. Hal itu dibuktikan dengan masuknya terduga dalam daftar wisuda November 2018.

Selain kurang baik dalam menjalankan rekomendasi, ia juga menilai UGM terkesan menutup-nutupi kasus pelecehan seksual tersebut. Menurutnya UGM juga melakukan pembiaran pada penyintas, sehingga penyintas harus berjuang dan mencari jalan keluar sendiri.

"Ini sebenarnya kasus sudah lama, tetapi baru sekarang hangat diperbincangkan. Ini terjadi karena reportase dari Balairung. Pihak rektorat juga tidak menjalankan rekomendasi dengan baik, buktinya pelaku terdafar akan wisuda november. UGM juga terkesan menutupi kasus ini, karena ya mungkin mempertaruhkan namanya," ujarnya. (tribunjogja)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved