Intrnasional

Botol Anggur Tertua di Dunia Ini Belum Pernah Dibuka Sejak Abad 4

Botol Anggur Tertua di Dunia Ini Belum Pernah Dibuka Sejak Abad 4, Kini Berusia 1650 Tahun.

Botol Anggur Tertua di Dunia Ini Belum Pernah Dibuka Sejak Abad 4
DPA/THELOCAL.DE
Botol anggur berisi minyak zaitun dari abad 4 ini tersimpan di Museum Palatinate, Speyer, Jerman. Benda antik ini ditemukan di sebuah makam bangsawan Romawi di Speyer. 

TRIBUNJOGJA.COM - Selama bertahun-tahun, para ahli sejarah berdebat keras tentang masa depan sebuah botol anggur.

Benda ini merupakan botol anggur tertua di dunia yang dikenal dengan sebutan botol Speyer atau Rommerwein.

Perdebatan itu bukan soal sejarahnya, tapi lebih ke kontroversi kapan botol anggur itu seharusnya dibuka.

Dikutip dari artikel instan The Vintage News, Sabtu (10/11/2018), botol anggur itu kini berusia 1.650 tahun.

Koleksi sangat langka itu kini disimpan di Museum Palatinate, Jerman. Botol kaca yang pegangannya berbentuk ikan lumba-lumba itu memiliki tutup lilin tebal.

Baca: Hewan Peliharaan Bisa Latih Anak Peduli Lingkungan

Isinya bukan anggur, melainkan minyak zaitun. Botol Speyer ini ditemukan di sebuah makam warga Roma pada 1867 di wilayah Rhineland-Palatine.

Penemuan botol anggur di makam kuno Romawi itu mengindikasikan pemilik terakhir botol itu kemungkinan perwira tinggi legiun tempur.

Disertakannya botol anggur berikut isinya itu menurut kepercayaan kuno merupakan kelengkapan penting kehidupan setelah kematian orang yang dikubur di lokasi itu.

Di komplek makam kuno itu, juga ditemukan dua sarkofagus (kubur batu) berisi dua sosok berbeda.

Baca: 5 Manfaat Vitamin D Selain untuk KesehatanTulang

Botol anggur sangat antik ini dipercaya mewakili kehidupan masa ribuan tahun lalu. Romawi membuktikan pengaruh dan kekuasaannya hingga daratan Jerman.

Selama Perang Dunia II, seorang ahli kimia di Speyer menganalisa botol itu berikut isinya. Namun ia tidak pernah membuka tutupnya.

Sejumlah ilmuwan dan ahli mikrobiologi menyarankan botol itu tidak perlu dibuka sampai kapanpun.

"Kami tak yakin apa yang akan terjadi dengan cairan di dalamnya jika ada kontak dengan udara," kata Ludger Tekampe, kurator Museum Forklore Wine.

Baca: Lirik Lagu Brisia Jodie Featuring Arsy Widianto Dengan Caraku

Beberapa analisis menduga kadar kimiawi cairan dalam botol itu mungkin telah hilang. Tapi sebagian berpikir sebaliknya.

Meski disebut botol kekuningan itu berisi minyak zaitun, para ahli sejarah masih meyakini di bagian bawahnya berupa anggur. Penempatan minyak zaitun dimaksudkan agar awet.(Tribunjogja.com/xna)

Penulis: xna
Editor: has
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved