Kota Yogyakarta

Proses DPTHP Masih Berlangsung

Anggota Bawaslu DIY, Sutrisnowati menjelaskan bahwa permasalahan DPTHP tidak hanya terjadi di DIY, namun seluruh wilayah di Indonesia.

Proses DPTHP Masih Berlangsung
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Narasumber yang berasal dari Bawaslu DIY saat menggelar jumpa pers terkait pelanggaran APK oleh parpol peserta Pemilu, Jumat (9/11/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Selain menyampaikan mengenai pelanggaran APK, Bawaslu DIY juga membeberkan mengenai data pengawasan Data Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP).

Anggota Bawaslu DIY, Sutrisnowati menjelaskan bahwa permasalahan DPTHP tidak hanya terjadi di DIY, namun seluruh wilayah di Indonesia.

"Di DIY sampai saat ini masih ada perpanjangan DPTHP sampai sekarang masih berlanjut. Prosesnya menghapus pemilih TMS, memasukan pemilih MS yang tidak terdaftar, dan perbaikan elemen data pemilih," bebernya, Jumat (9/11/2018).

Dari ketiga aspek tersebut, lanjutnya, pemilih dikategorikan menjadi pemilih yang mempunyai KTP elektronik, belum memiliki KTP elektronik tapi sudah melakukan rekam, memiliki KTP elektronik tapi memiliki dokumen lain.

"Lalu selanjutnya pemilih yang tidak memiliki KTP elektronik dan tidak punya dokumen bisa dibuktikan dengan surat RT/RW, Kalapas, Karutan, atau sejenisnya," tambahnya.

Baca: 198 APK yang Melanggar Ditertibkan oleh Bawaslu DIY

Sampai saat ini, lanjutnya, Bawaslu RI telah mendata data ganda di DIY yang meliputi ganda NIK, nama, dan tempat tanggal lahir.

Total terdapat 623 data ganda yang terdiri dari Kulonprogo 75 data ganda, Kota Yogya 2 data ganda, Sleman 273 data ganda, Bantul 215 data ganda, dan Gunungkidul 58 data ganda.

"Data ganda Bawaslu dan KPU berbeda. Data ganda KPU mencapai 5.613 data ganda meski menggunakan komponen yang sama. Hal ini dikarenakan analisis ganda bukan hanya ganda antar kabupaten/kota namun juga ganda antar provinsi sehingga berpengaruh terhadap jumlahnya," tandasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved