Foto-foto Udara yang Belum Pernah Dipublikasikan, Saat Merapi Meletus Dahsyat 2010 Lalu

Pagi itu ia terbang naik helikopter Colibri TNI AU, dan mengabadikan momen-momen menyeramkan saat Gunung Merapi meletus

Foto-foto Udara yang Belum Pernah Dipublikasikan, Saat Merapi Meletus Dahsyat 2010 Lalu
LESTO PRABHANCANA UNTUK TRIBUN JOGJA
LETUSAN MERAPI - Foto-foto udara jejak letusan Gunung Merapi diabadikan pegiat mitigasi kebencanaan Sleman, Lesto Prabhancana, dari helikopter Colibri TNI AU pada 11 November 2010 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tanggal 11 November 2010 takkan pernah dilupakan Lesto Prabhancana, pegiat mitigasi kebencanaan di Sleman. Pagi itu ia terbang naik helikopter Colibri TNI AU, dan mengabadikan momen-momen menyeramkan saat Gunung Merapi meletus.

Helikopter Colibri TNI AU yang membawa tim untuk melakukan pemantauan
Helikopter Colibri TNI AU yang membawa tim untuk melakukan pemantauan (LESTO PRABHANCANA UNTUK TRIBUN JOGJA)

"Tanggal 10 November sekitar pukul 20 saya ditelepon agar besok paginya merapat ke Base Ops Pangkalan Udara Adisutjipto. Target kegiatan monitoring dan evaluasi daerah terdampak awan panas," kata Lesto kepada Tribunjogja.com, Jumat (9/11/2018).

Baca: Ratusan Kerbau Tenggelam dan Mati Massal di Kali Chobe

Delapan tahun lalu, Gunung Merapi (2.930 mdpl) meletus hebat.

LETUSAN MERAPI - Foto-foto udara jejak letusan Gunung Merapi diabadikan pegiat mitigasi kebencanaan Sleman, Lesto Prabhancana, dari helikopter Colibri TNI AU pada 11 November 2010
LETUSAN MERAPI - Foto-foto udara jejak letusan Gunung Merapi diabadikan pegiat mitigasi kebencanaan Sleman, Lesto Prabhancana, dari helikopter Colibri TNI AU pada 11 November 2010 (LESTO PRABHANCANA UNTUK TRIBUN JOGJA)

Jenis letusannya eksplosif dimulai sejak 26 Oktober 2010 yang menghancurkan Kinahrejo dan sekitarnya. Letusan pertama ini merenggut nyawa puluhan penduduk, termasuk Mbah Maridjan.

Kawasan yang diterjang awan panas atau wedhus gembel
Kawasan yang diterjang awan panas atau wedhus gembel (LESTO PRABHANCANA UNTUK TRIBUN JOGJA)

Letusan puncak Merapi yang eksplosif terjadi 5 November 2010, dengan jangkauan awan panas hingga jarak 20 kilometer sepanjang alur Kali Gendol. Lima hari sesudah letusan eksplosif inilah, Lesto terbang bersama dua perwira TNI AU dan dua ahli dari Kementerian PU dan UGM.

LETUSAN MERAPI - Foto-foto udara jejak letusan Gunung Merapi diabadikan pegiat mitigasi kebencanaan Sleman, Lesto Prabhancana, dari helikopter Colibri TNI AU pada 11 November 2010.
LETUSAN MERAPI - Foto-foto udara jejak letusan Gunung Merapi diabadikan pegiat mitigasi kebencanaan Sleman, Lesto Prabhancana, dari helikopter Colibri TNI AU pada 11 November 2010. (LESTO PRABHANCANA UNTUK TRIBUN JOGJA)

Setelah briefing sekitar pukul 07.00, helikopter Colibri bersiap terbang. Selain Lesto, ada Hariyono Utomo, Kepala SABO Technical Center Kementerian PU dan seorang dosen dari UGM.

Kawasan yang diterjang awan panas atau wedhus gembel
Kawasan yang diterjang awan panas atau wedhus gembel (LESTO PRABHANCANA UNTUK TRIBUN JOGJA)

"Kegiatan ini mengandung risiko tinggi. Komunikasi dengan darat selain kru pesawat, saya membawa HT guna memonitor aktifitas seismograf Merapi. Penerbangan dimulai ke arah Bronggang," ungkap Lesto.

LETUSAN MERAPI - Foto-foto udara jejak letusan Gunung Merapi diabadikan pegiat mitigasi kebencanaan Sleman, Lesto Prabhancana, dari helikopter Colibri TNI AU pada 11 November 2010.
LETUSAN MERAPI - Foto-foto udara jejak letusan Gunung Merapi diabadikan pegiat mitigasi kebencanaan Sleman, Lesto Prabhancana, dari helikopter Colibri TNI AU pada 11 November 2010. (LESTO PRABHANCANA UNTUK TRIBUN JOGJA)

Rute berikutnya mengarah ke Kemalang, Klaten, terus ke utara arah Cepogo, Boyolali. Sepanjang perjalanan Lesto memotret situasi darat, alur Kali Gendol yang memutih, dan puncak Merapi yang terlihat menyemburkan abu vulkanik.

Kawasan yang diterjang awan panas atau wedhus gembel
Kawasan yang diterjang awan panas atau wedhus gembel (LESTO PRABHANCANA UNTUK TRIBUN JOGJA)

"Turbulensi sangat kuat saat dari arah Cepogo ke Selo, sehingga penerbangan ke arah utara gunung dibatalkan. Helikopter kita return to base dengan pertimbangan keamanan dan keselamatan," lanjut geolog lulusan UPN Veteran ini.

Kawasan yang diterjang awan panas atau wedhus gembel
Kawasan yang diterjang awan panas atau wedhus gembel (LESTO PRABHANCANA UNTUK TRIBUN JOGJA)

"Foto-foto ini silakan dipublikasikan, sebagai pengingat kita semua risiko dan bahaya letusan Gunung Merapi di dekat kita," kata narasumber di berbagai forum tentang mitigasi kebencanaan geologi ini.

Kawasan yang diterjang awan panas atau wedhus gembel
Kawasan yang diterjang awan panas atau wedhus gembel (LESTO PRABHANCANA UNTUK TRIBUN JOGJA)

"Saya juga mendokumentasikan letusan pertama Merapi yang menyapu Kinahrejo. Tak banyak yang punya fotonya waktu itu karena awan tebal menutupi lereng gunung. Saya memotret dari Posko MRC di Minomartani, pakai lensa tele 600 mm," kata Lesto.(Tribunjogja.com/xna)

Penulis: xna
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved