Bantul

Bantul Disebut Destinasi Wisata Paling Seksi untuk Kaum Pelajar

Bantul Disebut Destinasi Wisata Paling Seksi untuk Kaum Pelajar Karena Jarak Antarobyek Wisata Cukup dekat

Bantul Disebut Destinasi Wisata Paling Seksi untuk Kaum Pelajar
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Kegiatan evaluasi dan monitoring perjanjian kerjasama pertukaran pelajar antara Pemkab Bantul dengan perwakilan Lima kabupaten/kota Jawa Timur di Ros-In Hotel, Jumat (09/11/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM - Karena letaknya yang cukup strategis dan jarak tempuh antar destinasi wisata relatif dekat, Kabupaten Bantul layak disebut sebagai destinasi wisata paling seksi bagi kaum pelajar.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, ditemui disela-sela kegiatan evaluasi dan monitoring perjanjian kerjasama pertukaran pelajar antara Pemkab Bantul dengan perwakilan Lima kabupaten/kota Jawa Timur di Ros-In Hotel, Jumat (09/11/2018)

Menurutnya, ketika pelajar dari Jawa Barat hendak wisata ke Jawa Timur ataupun Pulau Bali jaraknya terlalu jauh, maka tempat yang paling dekat di antara kedua wilayah ada di Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Dan saya kira DIY tempat wisata yang paling seksi ada di Bantul. Karena jarak tempuh antara destinasi wisata satu dengan yang lain relatif cukup dekat," kata Kwintarto.

Baca: SD Mudanta Sosialisasikan Program Sekolah Lewat Pawai Taaruf

Ia kemudian mengungkapan jarak tempuh pantai Parangtritis yang relatif lebih singkat ditempuh dari pusat kota Yogyakarta dibandingkan dengan pantai-pantai yang lain di daerah istimewa Yogyakarta.

"Dari Parangtritis kemudian pindah ke tempat wisata yang lain juga cukup dekat jaraknya," terang dia.

Adapun terkait monitoring dan evaluasi perjanjian kerjasama pertukaran wisata pelajar, selain dari pemkab Bantul, melibatkan juga perwakilan dari lima kabupaten/kota di Jawa timur. Antara lain Blitar, Mojokerto, Probolinggo, Banyuwangi dan Jember.

Dalam rapat ini membahas tentang implementasi, pelaksanaan, tantangan dan masukan dari masing-masing daerah untuk proses perbaikan pembangunan wisata kedepan di masing-masing Daerah.

Termasuk juga membahas tentang jumlah kunjungan yang perlu untuk terus ditingkatkan.

Baca: Jalan Tol Bawen-Yogyakarta Lewati Kawasan Hijau dan Hutan, Begini Kata Menteri PUPR

Turut hadir dalam kesempatan ini, wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih. Ia mengungkapkan, progam kerjasama pertukaran wisata pelajar kabupaten Bantul dengan lima kabupaten/kota di Jawa timur itu sangat penting bagi Bantul dalam pengenalan sejarah dan pengembangan destinasi wisata.

Menurut Halim, Jawa Timur memiliki kesamaan historis, kultur dan sosiologis dengan Daerah Istimewa Yogyakarta. Utamanya, terkait keberadaan sejarah masyarakat DIY dengan kelanjutan dari kerajaan Majapahit di Jawa Timur.

"Karena itu, generasi muda kita perlu memahami posisi dan historis sejarah kita. Karena kita ini satu rumpun, satu suku. Sebelum mengenal suku dan kebudayaan lain, kita harus kenal budaya kita sendiri," tuturnya. (tribunjogja)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved