Pendidikan

P4TK Matematika Gelar Rangkaian Kegiatan Sambut Hut ke-38

Adapun acara yang akan diselenggarakan meliputi general cek up, saresehan, pameran, jalan sehat dan seminar nasional.

P4TK Matematika Gelar Rangkaian Kegiatan Sambut Hut ke-38
007indien.blogspot.com
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Matematika akan menggelar rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-38 yang diperingati setiap 13 November.

Adapun acara yang akan diselenggarakan meliputi general cek up, saresehan, pameran, jalan sehat dan seminar nasional.

Kepala PPPPTK Matematika, Daswatia Astuty mengatakan beberapa kegiatan ada yang dilakukan secara internal untuk membangun kekuatan dan keeratan hubungan antar pegawai.

Namun ada pula yang sifatnya untuk masyarakat, seperti pembekalan menghadapi kebencanaan.

Baca: Soal Matematika Ini untuk Anak SD di China, Bisakah Anda Menjawabnya?

"Kita tahu kondisi negara saat ini sedang dilanda banyak bencana, maka harus ada pembakalan tentang menghadapi bencana, workshop, praktik dan simulasi sekolah darurat," terangnya saat siaran pers Kamis (8/11/2018).

Beberapa kegiatan juga dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat, seperti jalan sehat dan peluncuran kampung STEM (Science, Technology, Engineering & Mathematics).

Kabid Fasilitasi peningkatan kompetensi, Puji Arianti menuturkan peluncuran kampung STEM ini atas kerjasama P4TK dengan SEAMEO QITEP in Mathematics.

Ia berharap, dengan peluncuran ini, warga akan mendapatkan manfaat dan dapat menerapkan matematika di kehidupan sehari-hari, terlebih untuk perkembangan ekonomi di kampung tersebut.

"Banyak kegiatan akan dilakukan di kampung itu, misalnya membuat tank mainan dari bahan bekas, atau bentuk kreatifitas lainya. Dengan penerapan kampung ini, ke depan diharapkan bisa menjadi referensi bagi kampung-kampung lain," terangnya.

Baca: Mengapa Anak Laki-laki Lebih Jago Matematika Dibanding Perempuan?

P4TK Matematika juga terus berupaya agar ilmu ini dapat mudah diterima bagi para siswa.

Kabid Program dan Informasi, Rachmadi Widdiharto mengatakan pada pembelajaran, terutama SD pihaknya menangkap sebagian besar guru masih menggunakan metode mekanistis.

"Matematika dipahami sebuah rumus tanpa ada pemaknaan, pokoknya dihafalkan. Mestinya anak diarakah untuk berpikir analisis kemudian menciptakan, aplikasikan, tak hanya mengingat dan menghafal," terangnya.

Beberapa upaya sudah dilakukan agar metede itu dapat diterapkan, salah satunya dengan pelatihan dan training ke guru-guru.

Terkhusus dalam HUT ke-38 ini P4TK Matematika akan menyelenggarakan pameran pendidikan matematika di mana salah satu pematerinya adalah pemenang dari Olimpiade Nasioanal Inovasi Pembalajaran Matematika.

Sedangkan acara puncaknya adalah Seminar Nasional Pendidikan Matematika yang akan menghadirkan Mendikbud RI.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: nto
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved