Pendidikan

Dato’ Sri Tahir : Pendidikan dan Berpikir Visioner Kunci Indonesia Maju

Pendidikan adalah sektor vital yang harus dibenahi oleh bangsa ini supaya bisa bersaing dan maju.

Dato’ Sri Tahir : Pendidikan dan Berpikir Visioner Kunci Indonesia Maju
istimewa
Dato’ Sri Prof Dr Tahir, MBA, dalam kuliah umum yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), pada Rabu (7/11). Kuliah umum yang bertemakan "Kemiskinan, Filantropi, dan Pemberdayaan Masyarakat" ini digelar di Ruang Sidang Rektor Gd. A.R Fachruddin A dengan diikuti oleh pimpinan universitas, dosen serta mahasiswa Pascasarjana UMY. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pendidikan adalah sektor vital yang harus dibenahi oleh bangsa ini supaya bisa bersaing dan maju.

Bersamaan dengan membangun pendidikan, orang – orang Indonesia juga harus berpikir visioner.

Baca: Peringati Bulan Gigi Nasional 2018, RSGM UMY Periksa 1000 Pasien

Hal itu disampaikan oleh Dato’ Sri Prof Dr Tahir, MBA, dalam kuliah umum yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), pada Rabu (7/11/2018).

Kuliah umum yang bertemakan "Kemiskinan, Filantropi, dan Pemberdayaan Masyarakat" ini digelar di Ruang Sidang Rektor Gedung AR Fachruddin A dengan diikuti oleh pimpinan universitas, dosen serta mahasiswa Pascasarjana UMY.

“Pendidikan adalah cara untuk mengubah nasib suatu bangsa. Jika Indonesia mau maju, maka harus ada perubahan pada pendidikan Indonesia,” ujarnya melalui siaran resmi yang diterima Tribunjogja.com.

Tahir pun menuturkan bahwa ada beberapa cara agar perguruan tinggi sebagai lembaga yang menghasilkan akademisi menjadi lebih baik.

“Perguruan tinggi harus bisa membuat suatu kurikulum yang berguna untuk 20 sampai 40 tahun mendatang. Kemudian perguruan tinggi harus bisa membuka kerjasama dengan berbagai industri untuk menerapkan ilmu yang sudah dipelajari oleh mahasiswa. Penelitian itu suatu keharusan yang dilakukan oleh perguruan tinggi, walaupun penelitian menghabiskan dana banyak dan memakan waktu lama, tapi saya yakin suatu saat penelitian itu pasti berguna kedepannya, jangan hanya mau hasil yang bagus tanpa ada usaha yang panjang,” tutur Tahir.

Pendiri Tahir Foundation ini juga sangat menyayangkan apabila banyak perguruan tinggi hanya menghasilkan banyak sarjana tanpa mengedepankan kajian ilmu pengetahuan.

“Jangan sampai perguruan tinggi meluluskan mahasiswanya tiap tahun tanpa ada hasil selama dia menjalani proses pendidikan yang maksimal,” imbuhnya.

Pada akhir kuliah umumya, Tahir menyampaikan bahw ada empat tipe manusia yang di dunia ini, dan salah satunya merupakan yang mampu mengubah dunia.

Halaman
12
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved