Yogyakarta

BPBD DIY Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Longsor dan Angin Puting Beliung di Awal Musim Hujan

Antisipasi ini diperlukan meski untuk DIY musim hujan diprediksi mundur sekitar dua minggu.

BPBD DIY Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Longsor dan Angin Puting Beliung di Awal Musim Hujan
Ilustrasi : Tanda bahaya tanah longsor 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY meminta warga di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk mewaspadai bencana tanah longsor dan ancaman angin puting beliung pada awal musim hujan.

Antisipasi ini diperlukan meski untuk DIY musim hujan diprediksi mundur sekitar dua minggu.

Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yuswantana, menjelaskan pihaknya telah mengimbau Kabupaten Gunungkidul, Kulonprogo, Bantul untuk tetap waspada memasuki musim penghujan.

Terutama, ujarnya, di kawasan pegunungan yang rawan terjadi tanah longsor.

Pihaknya meminta kabupaten atau kota supaya meningkatkan pemantauan cuaca di titik-titik yang rawan longsor.

“Alat Early Warning System (EWS) supaya dicek kembali. Masyarakat juga diberi pemahaman tentang potensi kerawanan yang ada di daerahnya,” ujarnya kepada Tribun Jogja, Rabu (7/11/2018).

Dari laporan yang diterimanya, BPBD Bantul sudah mengaktifasi 20 titik pemantauan di kawasan-kawasan rawan longsor.

Sementara ini, EWS dilaporkan berfungsi dengan baik.  Untuk Kabupaten Gunungkidul juga mulai meningkatkan kewaspadaan pada kawasan-kawasan berpotensi longsor melalui Destana dan Forum PRB.

Untuk Masyarakat di kawasan pegunungan Menoreh Kulonprogo di bagian utara juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan bila terjadi hujan deras dalam durasi lama.

Untuk Kabupaten Sleman dan Kota, pihaknya juga meminta waspada terhadap potensi angin puting beliung yang kerap terjadi di musim hujan.

Halaman
12
Penulis: ais
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved