Kota Yogya

Bus Besar Jadi Perhatian Untuk Pengalihan Arus Lalu Lintas Malioboro

Dinas Perhubungan (Dishub) DIY hingga kini menyebut beberapa kantong parkir masih menjadi alternatif untuk bus wisata sedang dan besar.

Bus Besar Jadi Perhatian Untuk Pengalihan Arus Lalu Lintas Malioboro
TRIBUNjogja.com | Bramasto Adhy
Jalan Malioboro 

Untuk pengaturan parkir, ujarnya juga akan bekerjasama dengan pengelola parkir sebelumnya.

Konsep parkir di TKP Beskalan ini juga.

Di sisi lain, Dishub DIY juga masih akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Yogyakarta terkait parkir untuk becak kayuh dan andong.

Dua kendaraan non mesin ini, nantinya akan menjadi salah satu daya tarik wisata di sekitar Malioboro.

Baca: Pengalihan Arus Lalu Lintas Tak Bikin Semrawut Kawasan Malioboro

Saat ini, becak dan andong telah memiliki tempat mangkal khusus di kawasan Malioboro, namun belum bisa menampung banyak kendaraan.

Tak jarang dari pantauan banyak becak dan andong yang belum mangkal di tempat yang sesuai.

“Kami siapkan di bekas kantor BKKBN. Becak ada beberapa komunitas dan pengaturannya akan dikoordinasikan dengan kota, kalau di Malioboro saja tidak cukup,” ujarnya.

Adapun, untuk survei pengalihan arus lalu lintas akan dilaksanakan pada Kamis (8/11) hari ini. Pihaknya akan menyiapkan beberapa hal dari survei tersebut seperti rambu-rambu untuk petunjuk arah.

“Kami survei juga jalur alternatif seperti jalan dari utara PKU Muhammdiyah itu nanti bagaimana baiknya,” ulasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: ais
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved