Yogyakarta

Agama di Tahun Politik, Menteri Lukman : Jangan Cuma Satu Sisi

Menteri Agama RI Lukman Hakim meminta para peserta Pemilu 2019 mengedepankan politik berdasarkan dua sisi agama.

Agama di Tahun Politik, Menteri Lukman : Jangan Cuma Satu Sisi
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Menteri Agama RI Lukman Hakim (kanan) dan Dicky Sofjan dari ICRS UGM (tengah), Rabu (07/11/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Agama'>Menteri Agama RI Lukman Hakim meminta para peserta Pemilu 2019 mengedepankan politik berdasarkan dua sisi agama.

Dari pantauan Tribunjogja.com, ia juga meminta agar jangan hanya sisi luar agama yang dijadikan bahan politik.

Baca: Menteri Agama Buka International Symposium on Religious Life 2018 di Yogyakarta

"Agama itu kan dua sisi, dari esensi dan kelembagaan. Kedepankan esensi atau pesan-pesannya yang universal," kaya Lukman Hakim, Rabu (07/11/2018) di Novotel Yogyakarta.

Lukman menjelaskan, meski berbeda-beda, ajaran dan esensi sebuah agama memiliki banyak kesamaan terkait tujuannya.

Ajaran tersebut juga menjadi esensi pokok sebuah agama.

Menurutnya, jika hanya sisi luar saja yang dibahas, maka potensi benturan antar agama mudah terjadi.

"Jangankan antar agama, antar oknum dalam agamanya sendiri pun bisa terjadi gejolak," kata Lukman.

Sementara Dicky Sofjan dari Indonesian Consortium of Religious Studies (ICRS) UGM berharap di tahun politik ini para pihak terkait lebih bijak dalam menggunakan isu tersebut.

Baca: Menteri Agama Dialog Bareng Tokoh Agama dan Budayawan di Bantul

Menurutnya, yang harus dikedepankan adalah spirit alias pesan positif dari agamanya, bukan institusi agamanya yang dipolitisasi.

"Seperti kata Menteri, harus berhati-hati jika bermain api dengan agama," ujar Dicky.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved