Yogyakarta

BNPB Gelontorkan Rp 4 M untuk Terdampak Siklon Cempaka

Dana tersebut akan diberikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pasca BNPB dan BPBD menandatangani MoU untuk penanganan terdampak Badai

BNPB Gelontorkan Rp 4 M untuk Terdampak Siklon Cempaka
TRIBUNJOGJA.COM / Setya Krisna Sumarga
Hujan dahsyat efek Siklon Tropis Cempaka 27-29 November 2017 menguak sebagian misteri kawasan karst Gunungkidul. Jutaan meter kubik air hujan menggelontor, memenuhi, saluran besar dan kecil sistem akuifer bawah tanah. Luweng Jomblang, Ngingrong, Bribin, Kalisuci tergenang ekstrem. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta, Hari Wahyudi menjelaskan bahwa total dana yang dialokasikan untuk terdampak Badai Siklon Cempaka tahun lalu sebesar Rp 4 miliar.

Dana tersebut akan diberikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pasca BNPB dan BPBD menandatangani MoU untuk penanganan terdampak Badai Siklon Cempaka beberapa waktu yang lalu.

"Waktu terjadi Badai Siklon Cempaka, kami usulkan 11 titik. Lalu BNPB menikai dan terverifikasi 3 titik yakni Juminahan, Kricak, dan Gampingan," ucapnya, Selasa (6/11/2018).

Baca: Dana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Badai Cempaka untuk Gunungkidul Akhirnya Turun

Dana tersebut, lanjutnya, sampai saat ini belum turun.

Dana akan turun terhitung satu tahun seusai MoU.

Terkait penggunaan dana Rp 4 miliar tersebut, Hari menjelaskan pihaknya tengah melakukan penghitungan dengan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta.

"Dana Rp 4 miliar ini mau dipakai yang mana. Bisa Juminahan saja atau kebijakan lainnya. Ini masih didiskusikan," ujarnya.

Sementara itu, ia mengaku belum mengetahui dampak kerusakan yang belum tersentuh sembari menunggu dana tersebut turun.

Ibarat rumah yang rusak, bila dibiarkan maka kerusakan akan semakin bertambah parah.

"Laporan tahun lalu sekitar 100 meter. Lalu BNPB datang, itu sudah nambah kerusakannya, lebih dari 100 meter. Lalu sekarang jadi berapa kita tunggu," ucapnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved