Yogyakarta

3 Hari Kedepan, Cuaca di DIY Diprediksi Hujan Sedang hingga Lebat Disertai Angin Kencang

BMKG memprediksi DIY akan mengalami hujan sedang hingga lebat 3 hari ke depan.

3 Hari Kedepan, Cuaca di DIY Diprediksi Hujan Sedang hingga Lebat Disertai Angin Kencang
ist/net
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - BMKG memprediksi DIY akan mengalami hujan sedang hingga lebat 3 hari ke depan.

Kepala Kelompok Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Yogyakarta, Djoko Budiyono mengatakan bulan November secara iklim DIY memasuki awal musim hujan.

"Di Jawa terjadi konvergensi, terjadi perlambatan pola angin dan pertemuan angin. Tiga hari kedepan dipresiksikan akan hujan. Jadi suhu permukaan laut Samudra Hindia suhunya hangat, itu yang memberikan asupan sehingga tumbuh awan hujan," katanya Selasa (6/11/2018).

Baca: Hujan Pertama Turun di Gunungkidul, Petani Mulai Garap Sawah

Ia mengungkapkan curah hujan bagian utara lebih tinggi, yaitu 30 hingga 50 mm.

Sementara bagian tengah dan selatan lebih rendah, yaitu 10 hingga 30 mm per hari.

Terkait kecepatan angin, rata-rata 5 hingga 10 knot, berpotensi 15 knot.

"Kalau di utara curah hujan sedang, 30 -50 mm, tengah dan selatan itu 10 -30 mm. Jadi utara lebih tinggi curah hujannya. Angin cukup kencang. Kalau kecepatan di atas 15 knot ya itu ada potensi merobohkan," ungkapnya.

Baca: Waktu dan Lokasi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS BMKG

Oleh sebab itu pihaknya mengimbau masyarakat memangkas ranting dan memotong pohon yang sudah tua. Hal tersebut karena ada potensi angin kencang.

Ia pun meminta masyarakat untuk belajar terhadap iklim yang terjadi, khususnya perubaha-perubahan alam.

"Kalau di atap ada awan hitam pekat seperti bunga kol, biasanya sore. Kalau siangnya itu bunga kol kecil-kecil, lalu semakin besar dan hitam menggumpal, seperti itu Cumulonimbus. Nah itu bisa jadi akan terjadi hujan, terjadi angin kencang," lanjutnya.

Jika terjadi hujan lebat disertai petir, ia meminta masyarakat untuk berlindung di gedung atau di teras.

Menurutnya paling aman adalah berteduh di bawah gedung.

Ia tidak menyarankan masyarakat untuk berteduh di bawah pohon, karena dikhawatirkan bisa roboh. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved