Yogyakarta

1.000 Anak Kelas 1 SD di DIY Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Jantung

Pemeriksaan pada anak SD ini sebagai salah satu antisipasi untuk mendeteksi penyakit kelainan jantung yang diidap anak, utamanya pada anak perempuan

1.000 Anak Kelas 1 SD di DIY Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Jantung
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Kesehatan DIY melakukan pemeriksaan dan rekam jantung pada 1000 anak sekolah dasar (SD) di wilayah ini.

Pemeriksaan pada anak SD ini sebagai salah satu antisipasi untuk mendeteksi penyakit kelainan jantung yang diidap anak-anak, utamanya pada anak perempuan.

Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembayun Setyaning Astutie menjelaskan, pemeriksaan 1.000 anak SD ini dilaksanakan di beberapa sekolah yang dipilih acak di Kota dan Kabupaten di DIY.

Pemeriksaan dilaksanakan untuk anak perempuan.

“Screening ini didasari atas angka kematian ibu yang cukup tinggi di tahun 2017. Ada 34 hingga 36 kasus kematian ibu, 30 persennya disebabkan oleh jantung,” katanya, Selasa (6/11/2018).

Baca: Awas! Tinggal bersama Mertua Lebih Berisiko Terkena Penyakit Jantung

Pembayun menjelaskan, dengan dasar itu, maka pihaknya melakukan pemeriksaan dengan bekerja sama dengan RS Sardjito.

Rekam jantung dan pemeriksaan ini memang ditujukan untuk anak kelas 1 SD dan berjenis kelamin perempuan karena resiko kematian ibu pada saat melahirkan cukup besar.

Dengan adanya deteksi sejak dini, kata dia, Dinkes DIY akan mudah untuk menentukan langkah ke depannya.

Yakni, langkah intervensi pada pengidap jantung ini lantaran sudah diketahui adanya gejala sejak awal.

“Kalau memang penyakit jantung diidap sejak anak-anak harus dikelola. Apalagi, jantung bukan pengobatan murah dan harus terintervensi,” jelasnya.

Halaman
12
Penulis: ais
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved