Kota Yogyakarta

Heroe Minta Dana Kelurahan Tidak Dibedakan

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi menjelaskan bahwa seharusnya dana kelurahan didistribusikan tanpa ada pembeda

Heroe Minta Dana Kelurahan Tidak Dibedakan
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menteri Keuangan telah mengumumkan akan mendistribusikan dana kelurahan ke 8.122 kelurahan yang ada di seluruh Indonesia.

Dana kelurahan sebesar Rp 3miliar tersebut rencananya akan mulai dicairkan pada Januari 2019.

Terdapat tiga kriteria penerima dana kelurahan tersebut yakni kelurahan kondisi baik, sedang, dan tertinggal.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi menjelaskan bahwa seharusnya dana kelurahan didistribusikan tanpa ada pembeda.

Baca: Sri Mulyani: Dana Kelurahan Akan Diatur dalam Permendagri

"Harapannya tidak ada pembeda antara kelurahan yang ada di luar Jawa dan di Jawa. Saya yakin status kelurahan di Indonesia ini sama meski problemnya berbeda-beda," ujarnya, Senin (5/11/2018).

Heroe juga menyebutkan bahwa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia pernah menyebut bahwa melalui dana desa, percepatan pengentasan kemiskinan di desa akan lebih cepat dibandingkan kota.

"Kemiskinan itu tidak pandang bulu. Di desa atau di kota, kemiskinan itu ada. Dana kelurahan ini diharapkan nanti bisa fokus digunakan untuk pengentasan kemiskinan," tuturnya.

Selain untuk menangani pengentasan kemiskinan, dengan adanya dana kelurahan dijelaskan Heroe juga mempercepat pembangunan yang ada di kelurahan.

Selama ini Kelurahan telah mengelola dana yang bersumber dari APBD Kota dan Provinsi, serta APBN.

Halaman
123
Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved