Gunungkidul

Bawaslu Gunungkidul Lakukan Monitoring Kotak Suara

Kegiatan monitoring tersebut digunakan untuk meninjau secara langsung gudang penyimpanan logistik untuk pemilu.

Bawaslu Gunungkidul Lakukan Monitoring Kotak Suara
internet
Logo Bawaslu 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gunungkidul lakukan monitoring terkait penyimpanan kotak suara yang telah didistribusikan Kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul, Kamis (1/11/2018).

Komisioner Pengawas, Humas, dan Antar Lembaga, Bawaslu Gunungkidul, Rosita mengatakan kegiatan monitoring tersebut digunakan untuk meninjau secara langsung gudang penyimpanan logistik untuk pemilu.

Baca: 198 APK yang Melanggar Ditertibkan oleh Bawaslu DIY

"Memang sedikit agak kuatir, mengingat bahan baku yang digunakan untuk kotak suara berupa kardus, apalagi ini memasuki musim hujan. Tetapi secara keseluruhan KPU sudah siap," katanya pada Tribunjogja.com.

Ia mengatakan saat musim hujan dimungkinkan merusak kotak suara yang berbahan kardus.

"KPU sudah berusaha semaksimal mungkin membuat strategi untuk meminimalisir potensi kerusakan yang mungkin terjadi," katanya.

Rosita mengatakan dalam kesempatan tersebut pihaknya juga melakukan monitoring jumlah kotak suara dan bilik suara yang akan digunakan esok pada pemilu 2019.

"Jumlah kotak suara ada 13.868 totol itu lebih dari kebutuhan sebesar 13.788, sedangkan jumlah bilik suara yang ada di KPU 4.393 buah dengan total kebutuhan 4.329," katanya.

Sebelumnya, Ketua KPU Gunungkidul, Ahmad Ruslan Hani mengatakan kotak suara berbeda bahannya dibanding tahun sebelumnya.

"Berbedanya bahan berdampak pada mekanisme penyimpanan kotak suara di gudang KPU, harus jeli dan ekstra hati-hati, dalam menyimpan kotak suara," katanya.

Baca: Bawaslu Waspadai Money Politics, Kulonprogo dan Gunungkidul Jadi Perhatian

Dalam penyimpanannya di dalam gudang KPU dibuatkan papan panggung yang tingginya kurang lebih 30 cm, dan pada papannya telah dilakukan penyemprotan anti rayap.

"Kotak suara meskipun terbuat kardus dan mika, tetapi kotak tersebut cukup kuat, dan sudah diuji coba. Bentuknya seperti kotak kerupuk, satu sisinya transparan," katanya. (*)
 

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved