Jawa

Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun, Tanamkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Kepada Anak

Perilaku hidup bersih dan sehat perlu dibiasakan sedari dini dalam diri anak-anak, salah satu hal kecil adalah dengan mencuci tangan.

Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun, Tanamkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Kepada Anak
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri K
Para peserta lomba dari TK se-Kota Magelang melakukan senam 6 langkah cuci tangan, di Gedung Wanita, Kota Magelang, Rabu (31/10). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Ratusan anak dari Kelompok/Taman Kanak-kanak yang ada di Kota Magelang dengan antusias mengikuti Gerakan Cuci Tangan, Rabu (31/10/2018) di Gedung Wanita, Kota Magelang.

Mereka diajarkan cara mencuci tangan dengan baik dan benar. Gerakan ini menjadi ajang kampanye Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada masyarakat, khususnya anak-anak sedari dini.

"Cuci tangan menggunakan sabun adalah langkah sederhana menuju Indonesia sehat. Selain itu, cuci tangan pakai sabun juga dapat secara signifikan mencegah penyakit diare dan gangguan saluran pernafasan," jelas Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang, Sumartono, Rabu (31/10) saat membuka acara di Gedung Wanita.

Baca: Pemkot Magelang Galakkan Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun

Sumartono mengatakan, perilaku hidup bersih dan sehat perlu dibiasakan sedari dini dalam diri anak-anak, salah satu hal kecil adalah dengan mencuci tangan.

Hal itu nantinya akan berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia yang akan datang.

Ia berharap kegiatan ini dapat terus menginisiasi masyarakat dan membantu mewujudkan target Indonesia Sehat pada 2025 mendatang.

"Kesehatan merupakan investasi untuk mendukung pembangunan dan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia mendatang," ungkapnya.

Lomba senam 6 langkah cuci tangan yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Pengurus Taman Kanak-Kanak Indonesia (GOPTKI) Kota Magelang diharapkan dapat menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat kepada anak dengan cara yang menyenangkan.

Baca: Pengelolaan Perpustakaan di Kota Magelang Jadi Lebih Mudah Melalui Aplikasi Baru

"Maka dari itu, menjadi krusial untuk kampanye cuci tangan pakai sabun sebagai bagian dari gerakan masyarakat sehat (Germas)," kata Sumartono.

Sementara itu, Ketua Panitia Lomba senam 6 langkah cuci tangan, Haryaningsih mengatakan, ada sebanyak 105 anak yang menjadi peserta lomba. Setiap ranting mengirimkan 7 kelompok yang terdiri dari 5 orang anak.

Ia berharap, lomba tersebut dapat mengembangkan kreatifitas, bakat, dan kemampuan anak didik di bidang seni, olahraga, dan kesehatan.

Selain itu, juga melatih mental dan keberanian tampil di depan umum.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved