Jawa

DPRD Kota Magelang Soroti Rencana Pengembangan Wisata Gunung Tidar

DPRD Kota Magelang menyoroti rencana pengembangan wisata religi di Gunung Tidar, Kota Magelang.

DPRD Kota Magelang Soroti Rencana Pengembangan Wisata Gunung Tidar
TRIBUNJOGJA.COM/ Rendika Ferii
Rombongan Komisi C DPRD Kota Magelang meninjau proyek pembangunan kolam renang di komplek Sport Centre Sanden, Pembangunan TPST Bojong dan lokasi Rencana pengembangan wisata Gunung Tidar, Rabu (31/10/2018) kemarin. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kalangan Dewan Perwakilan Rakayat Daerah (DPRD) Kota Magelang menyoroti rencana pengembangan wisata religi di Gunung Tidar, Kota Magelang.

Pasalnya dalam perencanaan pembangunan dapat mengancam sebagian lahan yang ada di kawasan gunung untuk lahan parkir.

Baca: Tanaman Buah Endemik Jawa di Gunung Tidar Terancam Punah

"Kami meminta Pemerintah Kota Magelang untuk mengevaluasi lagi rencana pengembangan wisata Gunung Tidar ini. Karena perluasan lahan parkir akan mengurangi sebagian bukit dan luasnya juga cukup luas," ujar Ketua Komisi C DPRD Kota Magelang, Evin Sapta Haryanto Kamil, Rabu (31/10/2018) pada Tribunjogja.com di sela-sela tinjauan lapangan ke beberapa proyek di Kota Magelang.

Evin mengatakan, pihaknya merasa khawatir jika rencana tersebut benar dilaksanakan, dengan mencaplok lahan bukit Gunung Tidar maka akan mengurangi keindahan atau estetika dari satu di antara landmark milik Kota Sejuta Bunga tersebut.

Ia meminta Pemkot Magelang dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPU-PR) Kota Magelang untuk membuat opsi rencana lain dalam pembangunan wisata religi tersebut.

"Pemkot Magelang sebaiknya menyiapkan opsi lain, tidak hanya satu dengan mengepras bukit, karena dapat berimbas dengan nilai estetika dari Gunung Tidar. Jika tidak mengepras bukit, alternatifnya seperti apa harus dipikirkan. Karena nantinya Gunung Tidar tidak hanya sebagai wisata religi tetapi juga wisata budaya dan religi,” tegasnya.

Lanjutnya, pengembangan obyek wisata Gunung Tidar ini juga perlu dilaksanakan dengan tahap yang sesuai, seperti halnya proyek lain yakni pembangunan sport centre Sanden berupa Kolam Renang Internasional, pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bojong serta penataan Jalan Pahlawan. 

"Pengembangan bertahap ini sangat penting dan tidak bisa disepelekan. Seperti TPST Bojong itu, lahan sudah tersedia tapi ternyata akses belum ada, sehingga perlu dibangun akses jalan ke sana,” tambah Evin.

Baca: Wali Kota Magelang Wacanakan Bangun Gardu Pandang di Puncak Gunung Tidar

Sementara itu, Kepala DPU-PR Kota Magelang, Yonas Nusantrawan Bolla, mengakui bahwa dalam rencana pengembangan lahan parkir Gunung Tidar akan mengepras bukit Gunung Tidar dengan luasan sekitar satu hektare. 

Pihaknya pun akan mempertimbangkan masukan dari pihak dewan dan membahasnya dalam rencana pengembangan wisata Gunung Tidar.

“Rencananya pada tahaun anggaran 2019 baru dilaksanakan. Kami berterima kasih atas masukannya dan segera membahas masukan dari Komisi C tentang pengembangan lahan parkir Gunung Tidar ini,” jelas Yonas.(*)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved