Travel

Watu Lumbung, Wisata Alam Berbalut Edukasi dan Seni

Tujuan dibangunnya Taman Watu Lumbung adalah wadah dan sarana edukasi bagi siapa saja yang mau belajar tentang seni dan tradisi.

Watu Lumbung, Wisata Alam Berbalut Edukasi dan Seni
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Anak-anak dolanan tradisonal di kawasan wisata Watu Lumbung. Foto ini diambil Minggu (28/10/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Deretan pohon jati dan gazebo-gazebo terbuat dari kayu langsung tersaji, ketika kali pertama menjejakkan kaki di kawasan wisata Watu Lumbung.

Watu lumbung ini berada di atas bukit.

Baca: Pantai Watu Lumbung, Surga Wisata Eksotis yang Tersembunyi di Gunungkidul

Jangan bicara tentang kemewahan, karena watu Lumbung dibangun diatas pondasi kesederhanaan.

Di atas bukit yang terletak di Jalan Panglima Sudirman, Duwuran, Desa Parangtritis, Kretek, Bantul ini tersaji sebuah kampung mini yang sarat akan nilai seni.

Watu lumbung bukan tempat wisata biasa pada umumnya, lebih dari itu, tempat ini akan lebih pantas jika disebut sebagai kampung edukasi.

Tujuan dibangunnya Taman Watu Lumbung adalah wadah dan sarana edukasi bagi siapa saja yang mau belajar tentang seni dan tradisi.

"Seni dan tradisi tidak terlalu penting bagi orang-orang yang tidak mau hidup panjang. Jadi, bagi orang yang ingin alam ini lestari. Harus penuh peduli terhadap tradisi," begitu kata Muhamad Boy Rifai, pendiri Kampung Edukasi watu Lumbung, saat ditemui Tribunjogja.com, Minggu (28/10/2018).

Tak ayal, meski tempatnya terlihat sangat sederhana, kampung edukasi watu lumbung sarat akan makna.

Di tempat ini, pengunjung bisa menikmati sensasi wisata yang tak biasa.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved