Jawa

Hindarkan Tindakan Bullying, Polres Magelang Bangun Rumah Aman Perempuan dan Anak

Rumah aman ini sebagaimana rumah tahanan untuk perempuan dan anak akan melindungi mereka dari bullying dari narapidana lain.

Hindarkan Tindakan Bullying, Polres Magelang Bangun Rumah Aman Perempuan dan Anak
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo, bersama Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang dan jajaran meresmikan Rumah Aman Perempuan dan Anak di Mapolres Magelang, Jumat (26/10/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kepolisian Resort Magelang meresmikan Perempuan dan Anak'>Rumah Aman Perempuan dan Anak, Jumat (26/10/2018).

Rumah aman ini sebagaimana rumah tahanan untuk perempuan dan anak akan melindungi mereka dari bullying dari narapidana lain.

"Kami membuat rumah aman perempuan dan anak untuk menjaga dan melindungi mereka, jika terjadinya bulying dari napi dewasa lainnya," terang Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo, Jumat (26/10/2018) pada Tribunjogja.com di sela peresmian rumah aman di Mapolres Magelang.

Baca: Angkringan Karsopawiro, Padukan Literasi, Dolanan Anak Hingga Kuliner

Hari mengatakan, rumah aman perempuan dan anak ini di Magelang'>Polres Magelang ini semula menyatu dengan tahanan orang dewasa lainnya.

Sehingga kerap menjadi kendala tersendiri, seperti saat kasus pembunuhan, yang pelakunya adalah seorang siswa dari SMA Taruna Nusantara (TN).

"Saat itu tidak ada rumah tahanan perempuan dan anak, semuanya menyatu. Sehingga dulu, tersangka dititipkan di Magelang'>Polres Magelang Kota waktu itu. Sampai kami putuskan untuk membangun rumah aman khusus perempuan dan anak ini," katanya.

Lanjutnya, tahanan perempuan dan anak memang seharusnya dipisahkan dari tahanan dewasa lainnya.

Pasalnya, tahanan tersebut tidak hanya memberikan sanksi hukuman saja, melainkan juga sebagai tempat pembinaan kepada mereka yang melakukan tindak pelanggaran hukum.

"Jangan sampai apabila tidak dipisahkan, justru menjadi tempat intimidasi baru, bulying, bahkan memberikan doktrinasi atau tempat pembelajaran kejahatan, sehingga malah mengkader para pelaku kejahatan yang baru," ujar Hari.

Sementara itu, Penjabat Sekda Kabupaten Magelang, Endra Endah Wacana, mengapresiasi langkah Magelang'>Polres Magelang membuka rumah aman untuk perempuan dan anak.

Rumah aman ini diharapkan memberikan perlindungan kepada mereka dari tindak kekerasan.

Baca: Prestasi Kota Magelang pada Porprov 2018, Persembahkan 13 Emas

"Tindak kekerasan terkait perempuan dan anak ini memang cukup banyak, dan adanya rumah aman akan melindungi mereka. Kami pun meminta Dinas Sosial dan dinas terkait lainnya juga untuk mendukung langkah ini, karena kita harus tetap mengedepankan sinergitas dan kolaborasi," pungkas Endra.

Peresmian rumah aman perempuan dan anak tersebut juga turut dihadiri oleh seluruh jajaran Kabag dan Kasat Magelang'>Polres Magelang, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Dinas Sosial, pemerhati anak dan perempuan, pengadilan negeri Kabupaten Magelang dan Kemensos.(*)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved