Indonesia dan Singapura Kuasai 10 Fintech Terbesar di Asia Tenggara

Tech In Asia merilis daftar perusahaan fintech yang paling banyak didanai. sebagian besar dikuasai di Indonesia dan Singapura

Indonesia dan Singapura Kuasai 10 Fintech Terbesar di Asia Tenggara
IST
Ilustrasi Financial Technology (Fintech) 

TRIBUNJOGJA.COM - Teknologi finansial ( fintech) menjadi hal besar ketika revolusi terhadap ponsel pintar bisa membuat orang melakukan segalanya hanya dalam genggamannya.

Salah satu yang paling populer adalah berbelanja dan menyelesaikan transaksinya hanya dengan "klik".

Baca: Indonesia Jadi Merek Negara Paling Mahal di Asia Tenggara, Jauh Kalahkan Singapura

Itulah mengapa adopsi pengaruh penggunaan ponsel yang luas meningkatkan pertumbuhan teknologi finansial ini.

Sementara itu, kurangnya akses ke berbagai layanan yang bisa dilakukan perbankan menjadi peluang baru bagi perusahaan teknologi yang menawarkan fintech.

Sayangnya, fintech ini sangat bergantung pada infrastruktur internet. Artinya, tidak semua negara memiliki kesempatan yang sama untuk membangun sistem teknologi keuangan atau bahkan regulasi mengenai adanya fintech.

Itulah sebabnya, sebagian besar perusahaan fintech berada atau menargetkan pasar yang sudah memiliki infrastruktur internet yang mumpuni dan memiliki pengguna internet yang sangat besar.

Belaum lama ini, Tech In Asia merilis daftar perusahaan fintech yang paling banyak didanai.

Untuk ASEAN sebagian besar berasal dari Indonesia dan Singapura, kemudian disusul Malaysia. Sementara Thailand, Filipina, dan Vietnam masih minoritas.

Berikut adalah daftar 10 perusahaan teknologi finansial (fintech) yang paling banyak didanai di Asia Tenggara.

  • 1. Akulaku, Indonesia (145 juta dollar AS) 
  • 2. TenX, Singapura (81 juta dollar AS) 
  • 3. MC Payment (Mobile Credit Payment), Singapura (62,5 juta dollar AS) 
  • 4. MOL (Money Online), Malaysia (61 juta dollar AS) 
  • 5. Kyber Network, Singapura (52 juta dollar AS) 
  • 6. Singlife (Singapore Life), Singapura (50 juta dollar AS) 
  • 7. Wanchain, Singapura (36 juta dollar AS) 
  • 8. Pundi X, Indonesia (35 juta dollar AS) 
  • 9. Republic Protocol, Singapura (30,5 juta dollar AS) 
  • 10. Kredivo (FinAccel), Indonesia (30 juta dollar AS)

(Putri Syifa Nurfadilah/Kompas.com)

Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved